Media Kampung – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 telah mencapai Rp 169 triliun hingga 22 Juli 2026, menjangkau 2,65 juta debitur UMKM di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 511.000 pengusaha UMKM tercatat berhasil naik kelas, menunjukkan dampak positif program ini dalam memperkuat ekonomi rakyat.
Peran KUR dalam Mendukung UMKM
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjelaskan bahwa KUR merupakan program strategis pemerintah yang memberikan dukungan modal dengan bunga terjangkau sebesar 6 persen, jauh lebih rendah dibandingkan bunga kredit komersial yang bisa mencapai 10-14 persen. Program ini juga memberikan akses pembiayaan formal kepada 1,1 juta debitur baru yang sebelumnya belum memperoleh fasilitas kredit serupa.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, menekankan bahwa KUR tidak hanya sekadar kredit, melainkan sebagai sarana untuk mendorong pengusaha UMKM naik kelas, mengurangi kemiskinan ekstrem, dan membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Fokus Penyaluran pada Sektor Produktif
Lebih dari 65 persen penyaluran KUR difokuskan pada sektor produksi yang mencakup pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan industri pengolahan. Hal ini bertujuan memperluas sentra ekonomi unggulan daerah serta menciptakan lapangan kerja baru di berbagai wilayah di Indonesia.
Kualitas pembiayaan KUR tetap terjaga dengan tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan) sekitar 2 persen, menunjukkan pengelolaan risiko yang baik dalam program ini.
Target dan Imbauan Pemerintah
Pemerintah menetapkan target plafon penyaluran KUR tahun 2026 sebesar Rp 290 triliun. Dengan realisasi yang sudah mencapai Rp 169 triliun, masih tersedia sisa plafon yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha mereka.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktek yang tidak sesuai, seperti permintaan agunan pinjaman KUR hingga Rp 100 juta atau pungutan yang tidak semestinya, dan mengimbau pelaku UMKM untuk melapor jika menemui hal tersebut.
Manfaat KUR bagi Ekonomi Rakyat
KUR sebagai program subsidi APBN membantu memperkuat ekonomi rakyat dengan memberikan akses modal kepada usaha produktif dan layak yang belum memiliki agunan tambahan. Dukungan ini penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan mengurangi kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan.
Melalui program ini, pengusaha UMKM didorong untuk berkembang dan naik kelas, sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam perekonomian nasional.















Tinggalkan Balasan