Media Kampung – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 12 perusahaan yang tengah bersiap melantai di bursa melalui penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Dari jumlah tersebut, tiga perusahaan dipastikan akan melaksanakan IPO pada akhir Juni atau awal Juli 2026.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan bahwa hingga 5 Juni 2026 baru satu perusahaan yang resmi mencatatkan saham, yaitu PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dengan total dana dihimpun sekitar Rp0,30 triliun. Sementara itu, tiga perusahaan lain sudah mendapatkan atau akan segera mendapatkan persetujuan prinsip bursa.

Ketiga perusahaan tersebut terdiri dari satu perusahaan sektor konsumer non-siklikal yang sudah mendapat persetujuan prinsip bursa, serta dua perusahaan di bidang kesehatan (healthcare) yang berpotensi besar mendapatkan persetujuan prinsip pada bulan ini juga. “Ketiganya berencana akan dicatatkan di akhir Juni atau awal Juli 2026,” ujar Nyoman kepada wartawan, Senin (9/6).

Dari sisi skala aset, mayoritas perusahaan yang antre IPO tergolong besar. Sebanyak 8 perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar, sementara 4 perusahaan lainnya berada pada kategori aset menengah, yaitu di kisaran Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.

Berdasarkan sektor, komposisi calon emiten cukup beragam. Tiga perusahaan berasal dari sektor kesehatan, tiga dari sektor konsumer siklikal, dua dari konsumer non-siklikal, satu dari finansial, dua dari infrastruktur, dan satu dari teknologi. Adapun sembilan calon emiten lainnya masih dalam proses evaluasi dan penelaahan dokumen oleh BEI.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.