Media Kampung – Pemerintah Indonesia resmi menerbitkan Panda Bond perdana senilai 7 miliar yuan atau sekitar USD 1,03 miliar pada 23 Juli 2026. Ini merupakan langkah strategis dalam diversifikasi sumber pendanaan negara melalui pasar keuangan internasional, khususnya pasar obligasi domestik China.

Panda Bond adalah obligasi yang diterbitkan oleh entitas luar China di pasar obligasi domestik China dan berdenominasi dalam mata uang Yuan atau Renminbi (RMB). Instrumen ini sudah ada sejak 2005 dan menjadi alternatif pendanaan yang menarik bagi berbagai negara dan lembaga internasional.

Baca juga:

Apa Itu Panda Bond?

Panda Bond adalah surat utang yang diterbitkan di pasar obligasi China oleh penerbit yang berdomisili di luar daratan China, dengan denominasi dalam mata uang Yuan. Nama Panda Bond mengikuti tradisi penamaan obligasi internasional berdasarkan ciri khas negara penerbit, seperti Samurai Bond di Jepang dan Yankee Bond di Amerika Serikat.

Penerbit dan Kategori Panda Bond

Penerbit Panda Bond umumnya terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu:

  • Pemerintah asing, seperti Hungaria, Mesir, British Columbia Kanada, dan Emirat Sharjah Uni Emirat Arab.
  • Lembaga pembangunan internasional, termasuk Asian Development Bank dan New Development Bank.
  • Lembaga keuangan asing, seperti Deutsche Bank dan Crédit Agricole.

Penerbitan Panda Bond Indonesia

Penerbitan Panda Bond Indonesia terdiri dari dua seri, yaitu:

  • Seri RICNY0729 dengan tenor tiga tahun, senilai 5,6 miliar yuan, kupon 1,90%, jatuh tempo 30 Juli 2029.
  • Seri RICNY0731 dengan tenor lima tahun, senilai 1,4 miliar yuan, kupon 2,19%, jatuh tempo 30 Juli 2031.

Penetapan harga dilakukan pada 23 Juli 2026 dan penyelesaian transaksi dijadwalkan pada 30 Juli 2026 (T+5). Penerbitan ini mendapat respons positif dari investor di pasar domestik China, dengan total permintaan mencapai sekitar 17 miliar yuan dan rasio bid-to-cover sebesar 2,4 kali, menandakan kepercayaan yang kuat terhadap ekonomi dan pengelolaan fiskal Indonesia.

Baca juga:

Manfaat dan Dampak Penerbitan Panda Bond

Penerbitan Panda Bond memberikan beberapa manfaat penting bagi Indonesia, antara lain:

  • Diversifikasi sumber pendanaan negara melalui pasar modal internasional.
  • Memperoleh biaya pendanaan yang kompetitif dan efisien berkat tingginya permintaan investor dan yield yang menarik.
  • Memperkuat kredibilitas fiskal dan fundamental ekonomi Indonesia di mata investor global.
  • Memfasilitasi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Pihak Terlibat dalam Penerbitan

Bank of China Limited bertindak sebagai lead underwriter dan lead bookrunner untuk transaksi ini. Selain itu, China International Capital Corporation, CITIC Securities, DBS Bank (China), dan Industrial and Commercial Bank of China berperan sebagai joint lead underwriters dan joint bookrunners. Agricultural Bank of China, China Construction Bank, dan Export-Import Bank of China menjadi co-managers dalam penerbitan ini.

Konteks Pasar dan Perkembangan Terbaru

Panda Bond ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperluas akses pendanaan di pasar modal global, setelah sebelumnya menerbitkan obligasi offshore dalam mata uang Yuan, Euro, Yen Jepang (Samurai Bond), dan dolar AS. Penerbitan ini datang di tengah dinamika pasar keuangan global dan domestik yang menuntut diversifikasi instrumen dan sumber pembiayaan.

Dengan peringkat kredit AAA (Stable) dari China Lianhe Credit Rating Co., Ltd., penerbitan Panda Bond ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal Indonesia, sekaligus mencerminkan sinergi diplomasi ekonomi antara Indonesia dan China.

Baca juga:

Penerbitan ini juga mendukung agenda fiskal pemerintah dalam membiayai kebutuhan APBN 2026 secara berkelanjutan dan efisien, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di pasar keuangan internasional.

Secara keseluruhan, penerbitan Panda Bond Indonesia menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan manajemen pembiayaan negara dan memperkuat hubungan ekonomi dengan pasar modal China yang terus berkembang.