Media Kampung – Samudera Indonesia (SMDR) mengumumkan nilai pembagian dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp155,6 miliar atau Rp9,5 per saham, menambah total dividen menjadi Rp12 per lembar.
Direktur Utama Bani Maulana Mulia menambahkan bahwa perusahaan telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp40,9 miliar atau Rp2,5 per saham untuk periode yang sama.
Dengan kombinasi interim dan final, total dividen bagi pemegang saham pada 2025 mencapai Rp12 per lembar, yang mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kebijakan pembagian hasil yang stabil.
Laba bersih SMDR untuk tahun buku 2025 tercatat US$52,1 juta, setara dengan Rp52,4 miliar per saham, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Earning per share (EPS) perusahaan naik sekitar 6% secara tahunan, menandakan kinerja operasional yang lebih baik dan efisiensi biaya.
Retained earnings perusahaan mencapai US$522 juta, memberikan ruang bagi investasi jangka panjang dan penguatan struktur modal.
Pendapatan kuartal I/2026 mencapai US$184,3 juta atau sekitar Rp3,1 triliun dengan asumsi kurs Rp17.000 per dolar, tumbuh tipis 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Namun, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun menjadi US$10,13 juta atau Rp172 miliar, turun dari US$15,51 juta pada kuartal I/2025.
EBITDA pada kuartal I/2026 tercatat US$54,9 juta, mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 13% dan mendukung profitabilitas operasional.
SMDR berencana menambah tiga kapal baru, terdiri dari dua kapal tanker berkapasitas 4.000 DWT dan satu kapal kontainer 10.100 DWT, untuk memperluas kapasitas armada.
Penambahan armada diharapkan meningkatkan pangsa pasar perusahaan di sektor transportasi laut dan memperkuat posisi kompetitif.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada Juni 2026 akan menjadi forum utama untuk memperoleh persetujuan pemegang saham atas usulan dividen final serta strategi pertumbuhan ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan