Media Kampung – Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pendidikan di wilayah operasionalnya, khususnya di Riau dan Sumatera Selatan. Melalui berbagai program sinergi dengan pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PHR berperan aktif dalam percepatan pembangunan serta pengembangan sumber daya manusia.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan dukungannya terhadap percepatan pembangunan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, melalui kolaborasi dengan BUMN termasuk PHR. Dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, Andre menyampaikan sejumlah program bantuan yang akan diprioritaskan, seperti pemberian komputer untuk SD Negeri 168 Pekanbaru dan pembangunan serta revitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PHR.

Selain itu, Andre juga mengajak Pemkot Pekanbaru untuk memanfaatkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) demi mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa harus bergantung pada anggaran daerah. Skema KPBU dinilai efektif dan telah berhasil diterapkan pada proyek besar di Sumatera Barat, seperti pembangunan Flyover Sitinjau Lauik senilai Rp2,8 triliun yang dikerjakan PT Hutama Karya.

Di sisi lain, PHR juga aktif dalam menjaga keamanan aset energi nasional di wilayah operasionalnya, seperti yang terlihat pada kegiatan patroli bersama Koramil 01/Dumai. Patroli ini bertujuan memastikan keamanan jalur pipa minyak sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga fasilitas vital tersebut dari tindakan yang berpotensi merusak atau membahayakan.

Dalam bidang pendidikan, PHR kembali membuka Program Beasiswa Hulu Migas 2026 yang ditujukan untuk lulusan SMA/MA dan SMK di wilayah Zona 4, yaitu Provinsi Sumatera Selatan. Beasiswa ini memberikan fasilitas lengkap mulai dari biaya kuliah selama enam semester, bantuan akomodasi selama tiga tahun, hingga pembekalan internasional melalui International Summer School Program di Malaysia. Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 13 Juli 2026 secara daring dengan proses seleksi yang meliputi administrasi hingga tes kesehatan.

Program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen PHR dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor hulu migas, sekaligus mendorong generasi muda untuk berkontribusi lebih besar pada industri energi nasional.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Hulu Rokan tidak hanya berperan sebagai pengelola sumber energi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasionalnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.