Media Kampung – Keluarga para relawan Indonesia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla menyampaikan rasa syukur atas keselamatan para WNI yang baru saja keluar dari penahanan Israel dan kini tengah menjalani proses pemulangan. Para relawan telah tiba di Istanbul, Turki, sebagai titik evakuasi sementara sebelum kembali ke Tanah Air.
Denisa, istri dari salah satu relawan bernama Bambang Noroyono, mengonfirmasi bahwa suaminya dalam keadaan sehat meskipun sempat mengalami kekerasan selama masa penahanan. Bambang beserta relawan lainnya kini berada di lokasi yang lebih aman di Turki, dan komunikasi dengan keluarga mulai terjalin kembali berkat bantuan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul.
Selama beberapa hari terakhir, keluarga mengalami kesulitan mendapatkan kabar karena keterbatasan alat komunikasi para relawan. Mereka terpaksa membuang ponsel yang dibawa ke laut demi keamanan, sehingga komunikasi berjalan bergantian menggunakan satu perangkat yang tersedia.
Denisa menyampaikan harapannya agar seluruh relawan dapat segera dipulangkan ke Indonesia dengan selamat. Jadwal penerbangan untuk pemulangan sudah dikonfirmasi, dan diperkirakan para relawan akan tiba di Indonesia pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Kabar mengenai penahanan para relawan awalnya diterima oleh keluarga melalui redaksi media yang menghubungi secara langsung. Sebelum kapal mereka dicegat oleh tentara Israel, para relawan sempat mengirimkan sinyal darurat atau SOS yang menjadi petunjuk bagi keluarga atas situasi yang mereka hadapi.
Turki dipilih sebagai titik evakuasi karena kondisi keamanan yang lebih memungkinkan dibandingkan langsung ke Israel yang tengah mengalami konflik. Menurut Tia Mariatul Kibtiah, Dosen Hubungan Internasional Binus University, Turki merupakan lokasi terbaik untuk menampung para aktivis secara sementara sebelum mereka melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia.
Para relawan diterbangkan ke Turki menggunakan pesawat bantuan dari pemerintah setempat dan kini berada di tempat yang aman sambil menunggu jadwal penerbangan berikutnya. Keluarga dan pihak terkait terus memantau proses pemulangan ini agar berjalan lancar dan para relawan dapat kembali dengan selamat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan