Media Kampung – PT PLN Persero mulai memulihkan pasokan listrik secara bertahap di wilayah Sumatra setelah terjadi gangguan pada sistem transmisi Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi yang berlangsung sejak Jumat hingga Sabtu pagi pukul 10.00 WIB. Gangguan tersebut sempat berdampak pada sekitar 13,1 juta pelanggan di regional Sumatra, namun hingga saat ini lebih dari 8,3 juta pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik.
Gangguan pertama kali terdeteksi pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.44 WIB dan menyebabkan penurunan frekuensi di sistem kelistrikan Sumatra akibat beban berat pada pembangkit listrik. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa efek domino dari gangguan transmisi ini menyebabkan terganggunya sebagian besar sistem kelistrikan di beberapa wilayah Sumatra.
PLN langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh dan berhasil memulihkan jaringan transmisi dalam waktu sekitar dua jam. Setelah jalur transmisi kembali beroperasi, fokus dialihkan pada pengoperasian pembangkit listrik terdampak secara sistematis dan bertahap untuk memastikan keamanan sistem kelistrikan.
Darmawan menambahkan, pembangkit listrik berbasis hidro dan gas memberikan respons cepat dalam proses pemulihan awal, sementara pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, yakni sekitar 15 hingga 20 jam untuk mencapai operasi penuh setelah proses start-up dan sinkronisasi.
Sejak kemarin, PLN mengerahkan ratusan personel teknis di berbagai wilayah terdampak mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara hingga Aceh untuk mempercepat proses pemulihan. Dari 176 gardu induk yang terdampak, sebanyak 157 gardu telah berhasil diaktifkan kembali hingga Sabtu pagi, sehingga pasokan listrik sebesar 3.192 megawatt sudah tersalurkan dari total kapasitas terdampak 5.334 megawatt.
Dengan pemulihan tersebut, sebanyak 8.351.670 pelanggan yang sebelumnya mengalami pemadaman sudah mulai menikmati kembali listrik secara bertahap. PLN memastikan seluruh tim teknis bekerja secara intensif selama 24 jam untuk mempercepat normalisasi pasokan listrik sekaligus menjaga keandalan sistem nasional.
Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat akibat gangguan ini. PLN terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, dan aparat terkait untuk mendukung proses pemulihan serta memastikan pasokan listrik dapat kembali normal dengan aman dan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan