Media Kampung, Bojonegoro – Harga telur ayam ras di Kabupaten Bojonegoro kembali mengalami penurunan signifikan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mencapai Rp21.000 per kilogram. Penurunan harga ini memberikan tekanan pada pendapatan peternak ayam petelur karena harga jual di pasar masih terus melemah sementara biaya produksi tetap tinggi.
Penurunan Harga Telur Ayam Ras
Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, harga telur ayam ras turun sekitar 17,20 persen dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp25.363,64 per kilogram. Harga terkini di pasar tradisional seperti Pasar Banjarejo, Pasar Sukorejo, dan Pasar Wisata Bojonegoro berkisar antara Rp21.000 hingga Rp23.000 per kilogram.
Penurunan ini merupakan yang terendah dalam beberapa pekan terakhir. Seorang pedagang di Pasar Wisata Bojonegoro, Yitno, menyatakan bahwa harga saat ini paling rendah dibandingkan dua bulan terakhir yang sempat bertahan di kisaran Rp26.000 hingga Rp27.000 per kilogram.
Permintaan Tidak Mengikuti Pola Musiman
Biasanya pada bulan Agustus permintaan telur meningkat seiring banyaknya aktivitas masyarakat, yang biasanya mendorong kenaikan harga. Namun, tahun ini kenaikan permintaan tersebut belum mampu mengangkat harga telur ayam ras di Bojonegoro, sehingga harga justru terus turun.
Kenaikan Harga Telur Ayam Kampung
Berbeda dengan telur ayam ras, harga telur ayam kampung di wilayah ini justru mengalami kenaikan, dari sekitar Rp44.121,18 menjadi Rp45.000 per kilogram. Perbedaan tren harga ini mencerminkan kondisi pasar yang berbeda antara telur ayam ras dan telur ayam kampung.
Dampak Penurunan Harga terhadap Peternak
Penurunan harga telur ayam ras memberikan tekanan besar bagi peternak di Bojonegoro. Biaya produksi yang tinggi, khususnya harga pakan, tidak diimbangi dengan harga jual yang menguntungkan. Harga pakan pabrikan saat ini berada di kisaran Rp12.000 per kilogram, sementara harga dedak sebagai campuran juga naik menjadi Rp5.000 hingga Rp5.500 per kilogram.
Agung, peternak ayam petelur di Kelurahan Ledok Kulon, menyampaikan bahwa margin keuntungan semakin menipis karena biaya produksi tetap tinggi sementara harga telur terus turun. Bila kondisi ini berlanjut, keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur bisa terancam.
Data Harga Telur Terbaru di Bojonegoro
| Komoditas | Harga Sebelumnya | Harga Saat Ini | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Telur ayam ras | Rp25.363,64/kg | Rp21.000/kg | Turun 17,20% |
| Telur ayam kampung | Rp44.121,18/kg | Rp45.000/kg | Naik |
Penurunan harga telur ayam ras menjadi perhatian mengingat biasanya bulan Agustus merupakan periode peningkatan kebutuhan telur masyarakat.














Tinggalkan Balasan