Media Kampung, Banyuwangi – Jalanan di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berubah menjadi ajang Car Free Day (CFD) yang ramai dengan kehadiran ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara yang berlangsung setiap Minggu pagi ini menjadi wadah efektif bagi UMKM untuk memasarkan berbagai produk kuliner dan barang kreatif di kawasan yang asri dan nyaman.
CFD Purwoharjo sebagai Wadah UMKM dan Aktivitas Sehat
<pSejak 2 Agustus 2026, jalur sepanjang 4 kilometer antara Desa Karetan dan Desa Glagahagung ditutup sementara untuk kendaraan bermotor setiap Minggu pagi pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Ruang ini kemudian digunakan bagi pejalan kaki, pesepeda, dan para pengunjung yang ingin menikmati beragam aktivitas, termasuk berolahraga dan berburu kuliner.
CFD ini menghadirkan sekitar 500 pelaku UMKM yang menawarkan ragam produk mulai dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian. Suasana semakin menarik dengan pemandangan alam yang rindang dan asri di kawasan Perhutani, memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.
Dukungan Pemerintah dan Dampak Positif bagi Masyarakat
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut hadir dan merasakan langsung kemeriahan CFD dengan bersepeda di kawasan tersebut. Ia menyatakan bahwa CFD Purwoharjo menjadi ruang positif untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Ipuk juga menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap kreativitas masyarakat dalam menggelar kegiatan yang menggerakkan ekonomi lokal serta menggabungkan olahraga, wisata, dan kuliner. Selain itu, Bupati mengimbau agar pengelolaan sampah di kawasan CFD dilakukan dengan baik guna menjaga kenyamanan dan kelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Ipuk meresmikan Pasar Jati Agung yang berada di lokasi CFD, yang diharapkan dapat semakin memperluas ruang bagi UMKM untuk berkembang.
Kisah Sukses Pelaku UMKM di CFD Purwoharjo
CFD Purwoharjo tidak hanya menjadi tempat berkumpul masyarakat, tapi juga memberikan kesempatan baru bagi pelaku usaha. Salah satu pedagang lontong sayur, Khotimah, mengaku merasa terbantu dengan adanya CFD karena dapat memulai usaha dan menambah penghasilan. Ia menyatakan penjualannya selalu laris dan berharap kegiatan ini terus ramai agar usahanya dapat berkembang.
Kontribusi CFD terhadap Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Selain menjadi sarana berolahraga dan rekreasi, CFD Purwoharjo juga berperan sebagai penggerak ekonomi lokal yang menarik pengunjung tidak hanya dari Banyuwangi, tetapi juga dari daerah lain seperti Bali, Kediri, dan Probolinggo. Kombinasi antara aktivitas olahraga, wisata alam, dan kuliner menjadikan kawasan ini destinasi akhir pekan yang diminati masyarakat luas.
Dengan keberadaan CFD dan Pasar Jati Agung, diharapkan UMKM di Banyuwangi semakin berkembang dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.









Tinggalkan Balasan