Media Kampung – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon tarif tiket penyeberangan rata-rata 21,9 persen untuk periode libur sekolah 2026. Program ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki, kendaraan Golongan II, dan Golongan IVA di tujuh lintasan, termasuk Merak-Bakauheni untuk layanan reguler maupun ekspres. Diskon ini merupakan stimulus ekonomi pemerintah melalui pemberian diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa pembelian tiket dengan tarif diskon telah dibuka sejak 6 Juni 2026 untuk perjalanan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui kanal resmi ASDP, termasuk akun Instagram @asdp191. Windy menambahkan bahwa ASDP juga melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dan Marine Inspector KSOP Kelas I Banten di Pelabuhan Merak pada 10-12 Juni 2026. KMP Legundi menjadi salah satu armada yang diperiksa untuk memastikan kesiapan layanan selama Angkutan Libur Sekolah 2026.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, ASDP mengoptimalkan platform digital Ferizy sebagai kanal resmi pemesanan tiket. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan sejak dini, membeli tiket lebih awal, dan memastikan kesesuaian data identitas serta dokumen kendaraan saat pemesanan agar proses verifikasi di pelabuhan lebih cepat.

Berikut rincian tarif diskon untuk lintasan Merak-Bakauheni:

Layanan Ekspres

  • Penumpang: dari Rp 84.800 menjadi Rp 44.000
  • Golongan II: dari Rp 129.677 menjadi Rp 83.616
  • Golongan IVA: dari Rp 749.128 menjadi Rp 550.937

Layanan Reguler

  • Penumpang: dari Rp 22.700 menjadi Rp 18.100
  • Golongan II: dari Rp 62.100 menjadi Rp 46.400
  • Golongan IVA: dari Rp 481.800 menjadi Rp 431.200

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama. Perusahaan telah melakukan persiapan menyeluruh, termasuk mengoptimalkan kesiapan armada dan pelabuhan, memperkuat personel operasional dan layanan pelanggan, meningkatkan kualitas informasi perjalanan, mempercepat penanganan keluhan, serta mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.