Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Malang kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program Subuh Keliling (Suling) Berjamaah. Pada edisi ke-144 yang sekaligus menandai lima tahun program ini berjalan, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Ketua TP PKK Hj. Anis Zaidah dan Sekretaris Daerah Dr. Ir. Budiar, M.Si., memimpin ibadah Subuh berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Jumat (19/6/2026) pagi.

Kehadiran Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi ini tidak hanya untuk memakmurkan masjid, tetapi juga membawa berbagai unit pelayanan publik gratis langsung ke tengah warga. Layanan yang disediakan meliputi pengurusan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, hingga perizinan. Momentum fajar tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi diri, terutama dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Dalam arahannya, Abah Sanusi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan transformasi positif demi kemajuan daerah. “Tentunya kita harus berubah dari hal yang kurang baik, ke yang lebih baik di segala bidang,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya perubahan kolektif agar Kabupaten Malang dan Indonesia menjadi wilayah yang lebih maju, bersinar, dan sejahtera. Ia berharap konsistensi gerakan spiritual ini senantiasa mendatangkan hidayah serta keberkahan bagi jalannya roda pemerintahan.

Agenda Suling kali ini juga diwarnai dengan penyaluran beragam bantuan sosial secara simbolis kepada marbot masjid. Bantuan tersebut bersumber dari kolaborasi Baznas, Bank Jatim, Perumda Tirta Kanjuruhan, dan HKTI, serta dukungan CSR dari sejumlah perusahaan swasta. Selain menyerahkan bantuan hibah untuk pemeliharaan Masjid Baitul Muttaqin, Bupati Malang turut menyerahkan santunan kematian senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Moh Syai, seorang guru di SMP Islam Al Hikmah Tajinan. Jaminan yang disalurkan lewat BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bagian dari total klaim santunan dan beasiswa Pemkab Malang yang mencapai Rp428,5 miliar sepanjang tahun 2025, dan telah menyerap Rp193 miliar untuk periode Januari hingga Mei 2026 bagi belasan ribu penerima manfaat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.