Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Jembrana menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan donasi sebesar Rp12.209.000 kepada keluarga almarhum I Kadek Mas Heriadi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal dunia saat bekerja di Ibaraki, Jepang. Donasi tersebut merupakan hasil gerakan sukarela dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana.
Santunan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerprin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, yang mewakili Bupati Jembrana. Penyerahan berlangsung di kediaman almarhum di Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, pada Sabtu malam, 6 Juni 2026.
Almarhum I Kadek Mas Heriadi dilaporkan meninggal dunia pada Minggu, 24 Juni 2026, di Jepang setelah kondisi kesehatannya menurun. Kepala Dinas Nakerprin menjelaskan bahwa gerakan donasi ini diinisiasi secara spontan sebagai bentuk gotong royong untuk meringankan beban keluarga.
“Bupati dan Wakil Bupati Jembrana memberikan atensi yang sangat besar terhadap PMI kita yang mengalami musibah di luar negeri. Santunan dari rekan-rekan ASN ini adalah bentuk komitmen pelayanan, empati, dan kepedulian nyata kami,” ujar Kadek Mirah.
Selain bantuan materiil, Pemkab Jembrana juga memfasilitasi seluruh proses pemulangan jenazah dari Jepang hingga ke tanah air. Dinas Nakerprin berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan paguyuban warga Jembrana di Jepang. Pemerintah daerah juga menyediakan ambulans, BBM, dan kendaraan operasional untuk penjemputan di bandara.
Kadek Mirah menyampaikan apresiasi kepada BP3MI, KBRI Tokyo, ASN, masyarakat Jembrana, serta Paguyuban Semeton Jembrana di Ibaraki yang telah mengawal proses pemulangan jenazah. “Kami memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Paguyuban yang berkomunikasi langsung via video call dengan Bapak Bupati untuk mengawal proses dari awal hingga selesai,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan