Media Kampung – Sebanyak 60 ribu jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air, mencakup sekitar 30 persen dari total seluruh kelompok terbang. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa kepulangan sempat terkendala masalah teknis pesawat.

Beberapa penerbangan jemaah harus singgah di Oman sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Namun, saat ini seluruh penerbangan telah berjalan lancar kembali. Gus Irfan, sapaan akrabnya, memastikan kendala tersebut murni teknis dan tidak terkait situasi geopolitik di Timur Tengah.

Pemerintah memproyeksikan seluruh pemulangan jemaah haji selesai pada awal Juli mendatang. Kelompok terbang terakhir dijadwalkan berangkat dari Arab Saudi pada 30 Juni dan diperkirakan mendarat di berbagai debarkasi Indonesia pada 1 Juli 2026.

Selain pemulangan, Gus Irfan membeberkan sejumlah evaluasi pelaksanaan haji. Layanan persiapan kesehatan bagi jemaah dinilai masih kurang memuaskan. Pemerintah berjanji akan memperbaiki regulasi dan kesiapan medis untuk musim depan.

Evaluasi mendalam juga menyoroti penanganan jemaah di Mina. Wilayah Mina yang sangat terbatas membuat kenyamanan pelayanan ibadah kurang optimal. “Mina daerahnya terbatas, lokasinya kecil sehingga kemarin kita agak kurang memuaskan,” tegas Gus Irfan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.