Media Kampung – Makkah – Musyrif Diny, KH Sabela Rosyada, mengajak para petugas haji untuk memaknai tugas mereka sebagai bentuk pengabdian kepada umat dan negara. Menurutnya, setiap bantuan sekecil apa pun kepada jemaah haji, seperti memberi minum, mengantar, atau memudahkan ibadah, memiliki nilai pahala besar di sisi Allah SWT.
“Membantu jemaah, memberi minum, mengantar, atau memudahkan mereka dalam beribadah merupakan bagian dari amal kebaikan,” ujarnya saat ditemui Tim Media Center Haji di Makkah, (31/5/2026). Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri itu menjelaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah haji merupakan tugas mulia yang telah diatur sejak zaman dahulu. Karena itu, setiap petugas yang mendapat amanah melayani tamu Allah hendaknya bersyukur dan menjalankannya dengan ikhlas.
KH Sabela mengingatkan sabda Rasulullah SAW, “Man dalla ala khairin falahu mitslu ajri failihi” (barang siapa menunjukkan atau membantu seseorang kepada suatu kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya). Ia menegaskan bahwa petugas haji tidak perlu menonjolkan identitas atau latar belakangnya saat bertugas. Yang lebih penting adalah memberikan pelayanan terbaik dan menjalankan amanah dengan baik. “Dengan akhlak dan kinerja yang baik, masyarakat akan mengenal seseorang melalui perbuatannya, bukan melalui klaim atau pengakuan yang disampaikan sendiri,” tambahnya.
Dewan Penasihat DPP LDII itu juga berbagi pengalaman pribadinya selama bertugas bersama berbagai tokoh dan ulama dari beragam latar belakang organisasi Islam. Ia merasakan suasana kebersamaan dan saling menghormati yang kuat di antara para petugas. Bahkan, sejumlah tokoh yang baru mengenalnya mengaku memiliki kesan positif setelah melihat langsung sikap dan cara berinteraksinya di lapangan.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada kader-kader LDII untuk menjadi petugas haji merupakan bentuk kontribusi dalam mendukung pelayanan kepada jemaah dan membantu negara dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga profesionalisme, integritas, dan semangat melayani. “Kalau kita bisa menjaga akhlak, membantu orang lain, dan menjalankan tugas dengan baik, maka kontribusi kita akan membawa manfaat. Orang akan merasa terbantu dan senang dengan kehadiran kita,” katanya.
KH Sabela mengajak seluruh petugas haji untuk tetap menjaga kekompakan, menjalankan tugas sesuai standar operasional, dan menjadikan pelayanan kepada jemaah sebagai sarana meraih keberkahan. Ia berharap pengabdian para petugas tahun ini dapat menjadi jalan kebaikan bagi sesama muslim yang akan menunaikan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang. “Semoga semua yang kita lakukan menjadi amal saleh, membawa manfaat bagi jemaah, dan menjadi jalan keberkahan bagi kita semua. Yang terpenting adalah terus berbuat baik, menjaga kerukunan, dan memberikan kontribusi terbaik untuk umat dan bangsa,” tutupnya. (Faqihu Sholih/MCH 2026)
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan