Media Kampung – Hari raya Idul Fitri dan Idul Adha merupakan momentum penting bagi umat Islam, yang masing-masing memiliki aturan sunnah khusus yang berbeda. Memahami perbedaan sunnah pada kedua hari besar ini membantu umat menjalankan ibadah dengan tepat sesuai tuntunan agama.

Untuk Idul Fitri, umat Islam disunnahkan untuk mengawali hari dengan makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat Ied. Selain itu, waktu pelaksanaan sholat Ied dianjurkan diakhirkan, sedangkan takbiran dimulai sejak malam hari hingga sebelum khatib naik mimbar. Ini berbeda dengan Idul Adha yang mengharuskan umat menahan diri dari makan sampai hewan kurban disembelih. Pada Idul Adha, dianjurkan juga untuk segera melaksanakan sholat Ied, serta memakan daging kurban bagi yang berkurban sebagai bentuk syukur dan berbagi.

Takbiran pada Idul Adha berlangsung lebih lama, yakni mulai dari subuh di hari Arafah hingga ashar di hari terakhir Tasyrik, yakni tanggal 9 sampai 13 Dzulhijjah. Ini menunjukkan adanya perbedaan waktu pelaksanaan takbiran yang signifikan antara kedua hari raya tersebut.

Selain perbedaan tersebut, terdapat pula sunnah umum yang dianjurkan pada kedua hari raya, seperti mandi, memakai pakaian terbaik, berhias, menggunakan parfum untuk laki-laki, serta melewati jalan yang berbeda saat pergi dan pulang dari tempat sholat. Wanita yang sedang haid juga dianjurkan untuk tetap hadir mendengarkan khutbah Ied sebagai bagian dari ibadah. Sholat Ied sendiri sebaiknya dilaksanakan di tempat terbuka kecuali ada alasan tertentu yang menghalangi.

Adapun jika hari raya Idul Fitri atau Idul Adha bertepatan dengan hari Jumat, umat yang sudah melaksanakan sholat Ied memperoleh keringanan untuk tidak mengikuti sholat Jumat, meskipun tetap diwajibkan melaksanakan sholat Zhuhur. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dianjurkan tetap menggelar sholat Jumat agar masyarakat yang tidak melaksanakan sholat Ied dapat hadir. Menghadiri keduanya, sholat Ied dan Jumat, dianggap lebih utama daripada meninggalkan salah satunya.

Ketentuan-ketentuan ini disampaikan berdasarkan informasi resmi yang dihimpun dari unggahan akun Instagram Refin_aburasyid pada 25 Mei 2026. Pemahaman yang tepat akan sunnah-sunnah tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan ibadah umat Islam sesuai syariat dan meningkatkan makna hari raya secara spiritual.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.