Media Kampung, Jakarta – Pekerja dari Dinas Kebersihan dan Cagar Budaya DKI Jakarta memulai pembersihan Monas secara intensif pada Rabu, 9 September 2026. Sebagai langkah utama menjaga tampilan dan kelestarian ikon nasional, akses wisata ke dalam monumen ditutup sementara hingga diperkirakan selesai pada Oktober 2026.

Pembersihan Monas mencakup bagian luar batu marmer, ruang kemerdekaan, ruang diorama, serta puncak tugu. Metode yang digunakan meliputi sunblasting untuk mengangkat kotoran menempel serta bahan berbasis silika pada permukaan. Tim ahli dari Pusat Konservasi Cagar Budaya (PKCB) bekerja sama dengan petugas teknis untuk memastikan proses tidak merusak struktur bersejarah.

Baca juga:

Meskipun interior monumen tidak dapat dikunjungi, kawasan sekitar Monas tetap terbuka bagi publik. Pengunjung dapat menikmati taman, museum di sekitarnya, serta area rekreasi lainnya tanpa gangguan dari proses perawatan.

Baca juga:

Berikut jadwal perkiraan tahapan pembersihan:

Baca juga:
TahapDeskripsiPerkiraan selesai
1Pembersihan luar marmer menggunakan sunblastingDesember 2026
2Perawatan interior ruang kemerdekaan dan dioramaFebruari 2027
3Finishing dan pengecatan ulang puncak tuguApril 2027

Program ini merupakan bagian dari upaya rutin Pemprov DKI Jakarta dalam melestarikan warisan budaya. Diharapkan setelah selesai, Monas akan kembali menjadi destinasi wisata yang bersih, representatif, dan nyaman bagi semua pengunjung.