Media Kampung – KA Pandalungan, kereta api langsung pertama yang menghubungkan Jember dengan Jakarta tanpa perlu transit di Surabaya, mencatatkan 583.580 penumpang selama tiga tahun beroperasi per 1 Juni 2026. Layanan yang diluncurkan pada 1 Juni 2023 ini menjadi andalan masyarakat Tapal Kuda untuk mobilitas ke ibu kota maupun kota-kota lain di sepanjang jalur.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa kehadiran KA Pandalungan mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Tapal Kuda. “KA Pandalungan telah menjadi penghubung penting antara wilayah Tapal Kuda dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa hingga Jakarta. Kehadirannya mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas bisnis, pendidikan, serta sektor pariwisata,” ujar Cahyo pada Selasa (2/6/2026).
Selama tiga tahun, KAI secara bertahap meningkatkan sarana KA Pandalungan. Saat pertama diluncurkan, rangkaian terdiri dari delapan kereta eksekutif, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit. Pada Desember 2023, rangkaian menggunakan Kereta Eksekutif New Image 2016. Setahun kemudian, pada Desember 2024, KAI mengoperasikan Kereta Stainless Steel New Generation berkapasitas 400 tempat duduk eksekutif.
Peningkatan berlanjut pada Maret 2025 dengan penambahan satu unit Kereta Priority. Pada Oktober 2025, KAI menambahkan satu kereta bagasi untuk mendukung layanan angkutan barang dan logistik. Menurut Cahyo, penyesuaian sarana dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Dalam momentum tiga tahun operasional, KAI Daop 9 Jember mengucapkan apresiasi kepada para pelanggan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan kepada KA Pandalungan. KAI akan terus meningkatkan pelayanan agar perjalanan semakin aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Cahyo.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan