Media Kampung – AQUA dan Citilink memperkuat upaya ekonomi sirkular dengan mengelola sampah plastik dari aktivitas penerbangan, khususnya melalui kampanye Semangat Gerak yang berfokus pada pengumpulan dan daur ulang sampah plastik pascakonsumsi. Inisiatif ini diawali dengan proyek percontohan di Bali yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan praktik pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini hadir sebagai respons atas kebutuhan untuk mengurangi dampak lingkungan dari sampah plastik, terutama yang dihasilkan selama penerbangan. CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, menyampaikan bahwa sampah plastik yang terkumpul dari penerbangan akan dipilah dan disalurkan ke ekosistem daur ulang yang telah dikembangkan AQUA sejak 1993. Melalui kemitraan dengan berbagai pihak, AQUA berhasil mengumpulkan lebih dari 51 ribu ton sampah plastik setiap tahunnya yang kemudian diolah menjadi bahan baku kemasan baru sesuai standar yang berlaku.
Kampanye Semangat Gerak yang dijalankan bersama Citilink tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan saat berpergian, tetapi juga menunjukkan contoh nyata kolaborasi lintas industri antara sektor transportasi udara dan pengelolaan sampah. Citilink menilai kerja sama ini sejalan dengan upaya mereka menghadirkan layanan penerbangan yang nyaman sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan, seperti ditunjukkan dengan hadirnya livery khusus dan instalasi interaktif di Bandara Soekarno-Hatta.
Selain pengelolaan sampah plastik dari inflight, AQUA juga mengembangkan kawasan Sanur, Bali, menjadi kawasan berkelanjutan dengan menyediakan model bisnis isi ulang dan fasilitas pengumpulan sampah terpilah, termasuk mesin Reverse Vending Machine (RVM) untuk meningkatkan pengumpulan kemasan plastik pascakonsumsi. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah dan mendorong praktik ekonomi sirkular yang lebih luas di masyarakat.
Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana perusahaan dari sektor berbeda dapat bersinergi untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Dengan melibatkan mitra dan komunitas lokal, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem daur ulang di Indonesia sekaligus menginspirasi sektor lain untuk turut serta dalam pengelolaan sampah plastik secara bertanggung jawab.













Tinggalkan Balasan