Media Kampung – Mengajarkan anak minum dari gelas bukan sekadar aktivitas sederhana, melainkan bagian penting dari proses belajar yang mendukung perkembangan motorik dan kemandirian anak. Kemampuan ini membantu anak menjalani tahap awal belajar makan dan minum secara mandiri.

Menurut dr. Radhian Armandito, Sp.A, Dokter Spesialis Anak di RSPI-Pondok Indah, kegiatan minum menggunakan gelas mendukung berbagai aspek penting dalam tumbuh kembang anak.

Baca juga:

Manfaat Belajar Minum dari Gelas untuk Anak

  • Melatih Otot Jari dan Tangan: Memegang gelas memperkuat otot-otot jari dan tangan, yang sangat berguna untuk aktivitas lain seperti memegang sendok, garpu, dan menggambar.
  • Mendukung Kemampuan Makan dan Bicara: Aktivitas minum melibatkan otot mulut, lidah, dan rahang yang sekaligus membantu proses belajar makan dan berbicara.
  • Mengajarkan Perilaku Saat Makan: Anak belajar kebiasaan makan yang baik dan mulai terbiasa menggunakan peralatan makan secara mandiri.
  • Mendorong Kemandirian: Menguasai cara minum dari gelas membantu anak memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terus bergantung pada orang tua.
  • Membantu Lepas dari Botol: Ini juga tahap penting untuk mempersiapkan anak menyapih penggunaan botol susu.

Frekuensi Minum yang Dianjurkan untuk Anak

Selain mengajarkan cara minum, orang tua disarankan membiasakan anak minum secara teratur, sekitar 6-8 kali sehari pada waktu yang konsisten. Contoh waktu minum yang dapat diatur sesuai rutinitas anak antara lain:

  • Saat sarapan
  • Waktu istirahat
  • Makan siang
  • Sore atau saat pulang
  • Waktu minum sore
  • 1-2 jam sebelum tidur

Dr. Radhian mengingatkan agar anak tidak minum sedikit-sedikit sepanjang hari, melainkan menghabiskan setiap minuman dengan cepat untuk mengenalkan rutinitas yang baik.

Baca juga:

Kebutuhan Kalsium pada Anak

Asupan kalsium juga penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurut The Association of UK Dietitians (Juli 2014), anak usia 1-10 tahun membutuhkan 350-550 mg kalsium per hari, sementara anak usia 11-18 tahun memerlukan 800-1.000 mg per hari. Sebagai gambaran, 200 ml susu mengandung sekitar 240 mg kalsium.

Dengan demikian, mengajarkan anak minum dari gelas juga berperan dalam memastikan asupan nutrisi yang tepat, terutama kalsium, guna mendukung pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat.

Baca juga:

Kesimpulan

Belajar minum dari gelas adalah proses penting yang membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus, kemampuan makan dan berbicara, serta kemandirian. Orang tua juga dapat memanfaatkan momen ini untuk membentuk kebiasaan minum yang baik dan mempersiapkan anak lepas dari botol susu. Memperhatikan frekuensi minum dan asupan kalsium juga menjadi bagian dari perawatan optimal bagi tumbuh kembang anak.