Media Kampung, Tuban – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Tuban pada tanggal 29 Juli 2026. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dan Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono.
Progres Pembangunan dan Fasilitas Sekolah
Setibanya di lokasi, Gubernur Khofifah menyapa ratusan calon peserta didik beserta orang tua mereka yang telah hadir. Ia memberikan motivasi guna mendorong semangat belajar para calon siswa. Rombongan kemudian meninjau fasilitas yang tersedia, termasuk sarana olahraga yang disiapkan untuk menunjang kegiatan siswa di SRT 1 Tuban.
Tujuan Pendirian Sekolah Rakyat Terintegrasi
Khofifah menegaskan bahwa gedung SRT 1 Tuban dirancang sebagai tempat pembelajaran yang mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki integritas tinggi. Pembangunan sekolah ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, di mana Pemkab Tuban menyediakan lahan, sedangkan pemerintah pusat membangun gedung sekolah.
Proses Rekrutmen Calon Peserta Didik
Rekrutmen siswa baru dilakukan berkolaborasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Tuban. Proses ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam meyakinkan orang tua agar mengizinkan anak-anak mereka mengikuti pendidikan gratis berasrama di SRT. Beberapa pendamping bahkan harus mengunjungi rumah warga hingga sepuluh kali untuk mendapatkan persetujuan.
Selain siswa dari Tuban, SRT 1 Tuban juga menerima peserta didik titipan dari Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hal ini membuka peluang bagi siswa dari berbagai daerah untuk berinteraksi dan memperkaya pengalaman sosial mereka.
Upaya Menjaga Kesiapan Mental dan Pencegahan Perundungan
Untuk menjaga kesiapan mental siswa dan mencegah tindakan perundungan, Gubernur Khofifah meminta agar Kepala Sekolah menghadirkan psikolog secara rutin, minimal sekali dalam sebulan. Kehadiran psikolog diharapkan dapat membantu pendekatan dan pendampingan psikososial kepada siswa agar proses belajar berjalan dengan kondusif.
Data Peserta Didik Sekolah Rakyat Terintegrasi Tuban
SRT 1 Tuban saat ini menerima sebanyak 196 siswa dari berbagai tingkatan dan wilayah. Rinciannya adalah 16 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Selain itu, sebanyak 60 siswa berasal dari Kabupaten Bojonegoro sebagai peserta didik titipan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan merata melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi yang diharapkan dapat mencetak generasi muda yang unggul dan berintegritas.















Tinggalkan Balasan