Media Kampung, Selat Hormuz — Dua orang pelaut berkebangsaan India tewas dalam serangan yang terjadi di Selat Hormuz pada Selasa (14/7/2026). Organisasi Maritim Internasional (IMO) menyatakan penyesalan atas insiden tersebut.

“Kita mengkhawatirkan serangan belakangan ini yang terjadi di Selat Hormuz sejak kemarin malam. Serangan itu menewaskan dua orang pelaut dan melukai beberapa orang lainnya,” kata IMO, dilansir AFP, Selasa (14/7).

Kapasitas Maksimal 16 Stadion Piala Dunia 2026: Azteca Meksiko Terbesar, Paling Mini Toronto
Baca juga:
Kapasitas Maksimal 16 Stadion Piala Dunia 2026: Azteca Meksiko Terbesar, Paling Mini Toronto

Pemerintah India Panggil Diplomat Iran

Buntut dari tewasnya dua pelaut India, pemerintah India memanggil diplomat Iran untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.

Latar Belakang Ketegangan

Agresivitas Iran di kawasan itu dipengaruhi oleh keputusan Amerika Serikat (AS) yang melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Iran menilai kebijakan AS tersebut merusak upaya perdamaian yang telah disepakati di Islamabad, Pakistan.

Claude Down: Ribuan Pengguna Alami Gangguan pada Chat, Aplikasi, dan Situs Web
Baca juga:
Claude Down: Ribuan Pengguna Alami Gangguan pada Chat, Aplikasi, dan Situs Web

“Dengan begitu, (AS) membatalkan memorandum Islamabad,” kata Deputi Menteri Luar Negeri Iran, Khazem Gharibabadi.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang menjadi titik rawan konflik. Serangan terhadap kapal-kapal di kawasan ini kerap terjadi seiring meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS.

Paraguay Andalkan Serangan Balik Cepat dan Pertahanan Solid di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Baca juga:
Paraguay Andalkan Serangan Balik Cepat dan Pertahanan Solid di Laga Perdana Piala Dunia 2026