Media Kampung, Selat Hormuz — Dua orang pelaut berkebangsaan India tewas dalam serangan yang terjadi di Selat Hormuz pada Selasa (14/7/2026). Organisasi Maritim Internasional (IMO) menyatakan penyesalan atas insiden tersebut.

“Kita mengkhawatirkan serangan belakangan ini yang terjadi di Selat Hormuz sejak kemarin malam. Serangan itu menewaskan dua orang pelaut dan melukai beberapa orang lainnya,” kata IMO, dilansir AFP, Selasa (14/7).

Amerika Serikat Sempurna di Grup D, Turki dan Haiti Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Baca juga:
Amerika Serikat Sempurna di Grup D, Turki dan Haiti Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Pemerintah India Panggil Diplomat Iran

Buntut dari tewasnya dua pelaut India, pemerintah India memanggil diplomat Iran untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.

Latar Belakang Ketegangan

Agresivitas Iran di kawasan itu dipengaruhi oleh keputusan Amerika Serikat (AS) yang melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Iran menilai kebijakan AS tersebut merusak upaya perdamaian yang telah disepakati di Islamabad, Pakistan.

Penundaan Serangan AS ke Iran: Apakah Tanda Pelunakan atau Kalkulasi Strategis?
Baca juga:
Penundaan Serangan AS ke Iran: Apakah Tanda Pelunakan atau Kalkulasi Strategis?

“Dengan begitu, (AS) membatalkan memorandum Islamabad,” kata Deputi Menteri Luar Negeri Iran, Khazem Gharibabadi.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang menjadi titik rawan konflik. Serangan terhadap kapal-kapal di kawasan ini kerap terjadi seiring meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS.

Perundingan AS-Iran Gagal, Gus Yahya dan Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Global
Baca juga:
Perundingan AS-Iran Gagal, Gus Yahya dan Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Global