Media Kampung, Jakarta — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, tidak diikuti oleh saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS). Saham perusahaan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini justru mengalami koreksi tajam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat 1,92% ke level 6.037,84. Namun, saham RANS justru menjadi salah satu emiten dengan tekanan jual terbesar. Saham RANS ditutup melemah 10,53% ke level Rp204 per saham.

Sepanjang perdagangan, saham RANS sempat dibuka di level Rp280 dan menyentuh level tertinggi harian di Rp282. Namun, tekanan jual yang besar membuat harga terus merosot hingga menyentuh level terendah harian di Rp200 sebelum akhirnya ditutup di Rp204. Nilai transaksi saham RANS mencapai sekitar Rp820,6 miliar, menjadikannya salah satu saham teraktif pada hari itu.

Koreksi ini terjadi setelah saham RANS baru resmi melantai di BEI pada akhir pekan lalu. Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) dengan kenaikan 34,12% ke level Rp228. Melalui IPO, RANS berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp429,25 miliar yang akan digunakan untuk menggelar 16 konser hingga 2028, pengembangan taman hiburan Cipung Land, ekspansi merek kecantikan, serta investasi di bidang Artificial Intelligence.

Penguatan IHSG sendiri dipengaruhi oleh keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB/A-2 dengan prospek stabil. Keputusan ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan peringkat, sehingga mendorong penguatan saham-saham sektor perbankan dan komoditas.

Bagi investor yang tertarik melakukan scalping, saham RANS dinilai menarik karena volatilitasnya yang tinggi. Namun, perlu diingat bahwa risiko juga besar sehingga disiplin dalam menggunakan stop loss sangat dianjurkan.