Media Kampung, Banyuwangi — Seorang pria bernama ADS (35) dengan berat badan 200 kilogram dievakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (11/7) malam. Ia mengalami sesak napas mendalam dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.

ADS, warga Kelurahan Lateng, sebelumnya pada Jumat (10/7) juga telah dibantu Damkarmat karena mengalami keram di dalam rumahnya. Namun kali ini kondisinya lebih kritis. Keluarga memanggil dokter ke rumah, dan dokter menyarankan agar pasien segera dirujuk ke rumah sakit. Keluarga kemudian meminta pertolongan Damkarmat.

Kepala Damkarmat Banyuwangi, Muammar Kadhafi, atau akrab disapa Dhafi, mengatakan penanganan kali ini lebih krusial karena menyangkut keselamatan nyawa. “Karena kami sudah menangani pasien yang sama sehari sebelumnya, kami paham betul kondisinya. Begitu laporan kedua masuk bahwa beliau sesak napas, fokus utama kami adalah kecepatan dan keamanan. Faktor kenyamanan pasien benar-benar kami jaga agar kondisinya tidak semakin drop,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (12/7).

Tim gabungan yang terdiri dari Damkarmat, ambulans Banyuwangi, PMI, dan Basarnas dikerahkan. Mereka membawa peralatan khusus seperti katrol, tali karmantel, webbing, karabiner, dan basket stretcher. Proses evakuasi dari dalam rumah menuju mobil pick-up PMI memakan waktu hampir dua jam.

Selama evakuasi, petugas terus memberikan penguatan psikologis kepada ADS dan keluarganya. “Kembali ke rumah yang sama untuk mengevakuasi pasien yang sama dalam kondisi yang lebih kritis itu menyentuh sisi kemanusiaan kami terdalam. Kami melihat kecemasan yang luar biasa dari keluarganya,” jelas Dhafi. “Tugas kami bukan sekadar mengangkat beban berat, tapi memastikan pasien merasa tenang dan tahu bahwa kami ada di sana untuk menyelamatkannya.”

Proses evakuasi selesai pada pukul 20.35 WIB. ADS langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi untuk mendapatkan perawatan medis intensif.