Media Kampung – Mojokerto – Momentum liburan sekolah dimanfaatkan banyak keluarga untuk menghabiskan waktu bersama di destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda. Tak sekadar menginap, kini tren liburan keluarga mulai bergeser ke aktivitas yang mampu memberikan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif bagi anak-anak. Kondisi tersebut mendorong sejumlah pelaku industri perhotelan menghadirkan berbagai program ramah keluarga.

Grand Whiz Hotel Trawas Siapkan Program Kreatif

Salah satu hotel yang merespons tren ini adalah Grand Whiz Hotel Trawas. Mereka menyiapkan beragam kegiatan untuk mengisi masa liburan sekolah sepanjang Juni hingga Juli 2026. Selama periode tersebut, anak-anak dapat mengikuti berbagai aktivitas kreatif, mulai dari kelas melukis, memasak, membuat kerajinan tangan, berkebun, origami, hingga lokakarya DIY. Selain itu, tersedia pula permainan interaktif dan kegiatan luar ruang yang dirancang untuk mengasah kreativitas, kemampuan motorik, serta mengenalkan anak pada lingkungan sekitar.

Tren Wisata Keluarga Berfokus pada Pengalaman

Marketing Communication Grand Whiz Hotel Trawas, Riyya Izza, mengatakan tren wisata keluarga kini tidak lagi hanya menitikberatkan pada fasilitas penginapan, melainkan pengalaman yang dapat dinikmati bersama selama masa liburan. “Kami melihat bahwa tren wisata keluarga saat ini tidak lagi hanya berfokus pada fasilitas kamar atau sekadar menginap, melainkan pada pengalaman berharga yang dapat dinikmati bersama selama momen liburan,” ujar Riyya Izza, Jumat 3 Juli 2026.

Menurut dia, aktivitas yang disiapkan diharapkan mampu membuat liburan anak lebih bermakna. Selain menikmati udara sejuk pegunungan Trawas, anak-anak juga memperoleh pengalaman baru melalui berbagai kegiatan kreatif yang telah disusun pihak hotel.

Fasilitas Pendukung dan Program Kegiatan

Selama masa promo Juni hingga Juli, tamu juga memperoleh sejumlah fasilitas penunjang dalam satu paket, seperti sarapan untuk dua orang, akses ke Bubble Pool, Rabbit Park, area kolam renang, serta playground. Program kegiatan anak pun digelar setiap pekan selama dua bulan masa liburan sekolah.

Dampak bagi Pariwisata Lokal

Dengan konsep wisata keluarga yang memadukan rekreasi dan edukasi, kawasan Trawas diharapkan tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat Jawa Timur untuk mengisi liburan sekolah tanpa harus bepergian jauh ke luar daerah. Pihak hotel menilai pendekatan tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan destinasi liburan yang tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui aktivitas yang melibatkan seluruh anggota keluarga.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.