Media Kampung – Dinas Pendidikan Kota Batu mengimbau para ayah untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman sejak awal tahun ajaran.
Dampak Psikologis Kehadiran Ayah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nur Hidayat mengatakan ajakan tersebut berangkat dari keyakinan bahwa langkah sederhana itu memiliki dampak besar bagi perkembangan psikologis anak. Menurutnya, kehadiran ayah di hari pertama sekolah dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dalam keluarga.
“Intinya kegiatan kita mengimbau para ayah melakukan gerakan mengantar anak, khususnya di hari pertama masuk sekolah. Gerakan yang terlihat sederhana ini nantinya akan berdampak sangat dalam bagi anak, keluarga, dan sekolah,” ujar Alfi, Jumat (3/7/2026).
Dukungan Nyata bagi Ibu dan Anak
Ia menjelaskan, kehadiran ayah saat mengantar anak ke sekolah menjadi bentuk dukungan nyata kepada pasangan dalam menjalankan peran pengasuhan. Dengan demikian, anak dapat melihat bahwa ayah dan ibu bekerja sama sebagai satu tim dalam mendampingi proses pendidikannya.
“Melalui gerakan ini kita ingin menghadirkan rasa aman bagi anak dan membuat ibu merasa didukung oleh suami. Kebersamaan antara ayah dan ibu sangat penting karena anak akan melihat tim yang kuat di dalam keluarganya,” jelasnya.
Pengaruh terhadap Keharmonisan Keluarga dan Sekolah
Alfi menambahkan, keharmonisan dan kekompakan orang tua akan memberikan pengaruh positif terhadap kondisi psikologis anak. Anak yang merasa aman dan nyaman cenderung lebih percaya diri, gembira, serta bersemangat ketika memulai aktivitas belajar di sekolah.
Selain berdampak bagi keluarga, gerakan tersebut juga diharapkan mempererat hubungan antara sekolah dengan orang tua. Keterlibatan ayah dinilai menjadi sinyal bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan satuan pendidikan.
“Anak akan merasa tenang, merasa aman, merasa nyaman, dan memulai sekolah dengan gembira serta semangat. Bagi sekolah, ini juga penting karena sekolah akan merasa mendapat dukungan dan bonding antara sekolah dengan orang tua semakin kuat,” terang Alfi.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan