Media Kampung – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengingatkan bahwa peran ayah dalam keluarga tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah. Ayah juga perlu meluangkan waktu, memberi perhatian, dan hadir secara utuh—bukan hanya fisik, tetapi juga dengan hati. Pesan ini disampaikan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 yang mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”.

Acara digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun di halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) pada Senin, 29 Juni 2026. Keesokan harinya, Selasa 30 Juni 2026, Hari menegaskan bahwa tema tersebut menjadi pengingat bahwa ayah merupakan bagian tak terpisahkan dari keluarga dan harus hadir dalam kehidupan keluarganya.

“Jangan sampai ayah ada di rumah, tetapi hatinya tidak di rumah. Kami berharap kehadiran ayah itu betul-betul dirasakan keluarga, tidak hanya fisiknya, tetapi juga hatinya hadir bersama keluarga,” ujar Hari.

Ia menambahkan, para ayah perlu menyisihkan waktu untuk keluarga di tengah kesibukan pribadi maupun pekerjaan. “Jangan hanya berpikir yang penting bekerja dan memberi nafkah, lalu selesai. Luangkan waktu untuk keluarga, karena kehadiran ayah di dalam keluarga membuat mereka merasa diperhatikan dan memiliki perlindungan,” katanya.

Hari juga menyoroti kebiasaan sebagian ayah yang secara fisik berada di rumah, tetapi lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai sehingga tidak benar-benar berinteraksi dengan anggota keluarga. Ia berharap semakin banyak ayah yang meluangkan waktu dan hadir sepenuh hati dalam kehidupan keluarga, sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan oleh istri dan anak-anak.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.