Media Kampung – Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lumajang, Zakaria Kardi, telah tiba di rumah duka di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Zakaria meninggal dunia di Malaysia pada Kamis, 7 Mei 2026, akibat komplikasi penyakit setelah bekerja selama 18 tahun secara nonprosedural.

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang berperan aktif dalam proses pemulangan jenazah dari Bandara Juanda ke rumah duka. Pada Jumat pagi, 8 Mei 2026, SBMI menerima permintaan bantuan ambulans dari keluarga karena keterbatasan biaya. Namun, saat berkoordinasi dengan BP3MI Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja Lumajang, SBMI menghadapi penolakan fasilitas ambulans.

SBMI Lumajang mengungkapkan kekecewaannya terhadap penolakan tersebut, mengingat kontribusi besar PMI terhadap devisa negara yang mencapai Rp433 triliun. Meski demikian, Dinas Kesehatan Lumajang akhirnya menyediakan ambulans secara gratis untuk membawa jenazah ke rumah duka.

Biaya pemulangan jenazah dari Malaysia hingga tiba di Bandara Juanda ditanggung oleh keluarga secara mandiri. Pesawat membawa jenazah berangkat pada pukul 15.45 waktu Malaysia dan mendarat pukul 17.20 WIB di Bandara Juanda, dengan proses administrasi yang berlangsung sekitar dua jam.

Jenazah Zakaria Kardi tiba di rumah duka pada pukul 22.25 WIB dan diserahkan secara resmi oleh Dinas Tenaga Kerja Lumajang kepada pihak keluarga. Prosesi serah terima ini juga dihadiri oleh Pemerintah Desa Purwosono, Dinas Sosial Lumajang, dan Polsek Sumbersuko. Selain itu, Dinas Sosial memberikan santunan kepada ahli waris sebagai bentuk dukungan sosial.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.