Media Kampung – Polres Lumajang sedang melakukan penyelidikan terkait insiden pelemparan batu yang menimpa sejumlah kendaraan di wilayah Kabupaten Lumajang. Kejadian ini terjadi di jalan yang minim penerangan, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para pengendara. Polisi telah menerima dua laporan resmi mengenai peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Lumajang, Suprapto, menerangkan bahwa insiden terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB di Kecamatan Tempeh dan Kecamatan Sumbersuko. Menurut keterangan para korban, kejadian bermula saat kendaraan melaju dari arah selatan dan mendahului kendaraan lain sebelum dilempari batu oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Salah satu kendaraan yang terkena dampak adalah ambulans di wilayah Tempeh, yang mengalami kerusakan pada kaca kendaraan. Sedangkan di Desa Sumbersuko, batu yang dilemparkan sempat masuk ke dalam mobil dan menyebabkan pengemudi terkena percikan pecahan kaca, meskipun tidak sampai mengalami luka serius.

Polisi terus mengumpulkan bukti dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, memintai keterangan para korban, serta menelusuri keberadaan kamera CCTV di sekitar lokasi. Namun, hingga kini pelaku belum bisa diidentifikasi karena korban tidak sempat mencermati ciri-ciri orang yang melakukan pelemparan.

Untuk mencegah kejadian serupa, Polres Lumajang meningkatkan patroli malam di beberapa titik rawan. Selain itu, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menambah penerangan jalan di lokasi yang tergolong sepi dan gelap agar risiko kriminalitas dapat ditekan.

Suprapto mengingatkan masyarakat agar selalu waspada saat berkendara pada malam hari dan segera melapor ke layanan darurat 110 apabila mengalami atau mengetahui tindak kriminal di jalan raya. Penanganan kasus ini tetap menjadi prioritas agar keamanan dan kenyamanan warga terjaga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.