Media Kampung – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa peran keluarga menjadi kunci utama dalam upaya cegah narkotika di wilayah tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan pada acara pemusnahan barang bukti tindak pidana umum di Kejaksaan Negeri Lumajang, Rabu 22 April 2026.

Acara tersebut menandai penghancuran sejumlah barang bukti yang terkait dengan kasus narkotika yang telah terungkap dalam beberapa bulan terakhir. Kejadian ini menjadi simbol komitmen penegakan hukum sekaligus panggilan bagi masyarakat untuk memperkuat pencegahan di tingkat rumah tangga.

Data kepolisian menunjukkan peningkatan signifikan jumlah perkara narkotika di Kabupaten Lumajang selama tahun 2025 hingga awal 2026. Angka tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi pemerintah daerah karena dampak sosial yang luas.

Pemerintah daerah menilai bahwa upaya penegakan hukum saja tidak cukup tanpa dukungan kuat dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, strategi pencegahan difokuskan pada peran orang tua sebagai garda pertama.

“Orang tua memiliki peran penting dalam membentengi anak dari pengaruh negatif sejak dini,” ujar Bupati Indah dalam sambutan resmi. Ia menambahkan bahwa keluarga harus menjadi tempat pertama penanaman nilai moral dan kesadaran bahaya narkotika.

Keluarga dianggap sebagai arena utama pembentukan karakter serta penanaman norma sosial. Dengan pola asuh yang tepat, anak dapat mengembangkan ketahanan mental terhadap godaan narkotika.

“Pencegahan harus dimulai dari rumah. Orang tua harus hadir, mengawasi, sekaligus menjadi tempat anak bercerita,” tegas Indah Amperawati. Pernyataan ini menekankan pentingnya kehadiran fisik dan emosional orang tua.

Komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama dalam mengidentifikasi potensi risiko. Dialog yang jujur memungkinkan anak menyampaikan permasalahan sebelum terjerumus ke pergaulan berbahaya.

Kedekatan emosional dan kehadiran konstan orang tua dapat mengurangi kecenderungan remaja mencari teman sebaya yang terlibat narkotika. Faktor kepercayaan juga berperan dalam membangun keputusan yang bijak.

Pengawasan yang dilakukan orang tua tidak seharusnya bersifat mengekang, melainkan bersifat mendampingi. Pendekatan ini menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab pada anak.

“Pengawasan itu bukan membatasi, tapi mendampingi. Anak perlu merasa dipercaya agar mereka juga punya kesadaran menjaga diri,” ujar Indah Amperawati. Kutipan ini menegaskan filosofi pengasuhan berbasis kepercayaan.

Pembinaan kepercayaan ini diharapkan menghasilkan generasi yang mampu mengambil keputusan mandiri tanpa tergoda narkotika. Hal ini sejalan dengan tujuan jangka panjang pemerintah daerah.

Statistik kasus narkotika yang didominasi oleh penyalahgunaan zat terlarang menunjukkan ancaman yang masih nyata di masyarakat. Data tersebut menegaskan urgensi intervensi preventif.

Pemerintah menekankan perlunya sinergi antara keluarga, lingkungan sekolah, dan aparat penegak hukum untuk memutus rantai penyalahgunaan. Kolaborasi lintas sektoral dianggap kunci keberhasilan.

Proses pemusnahan barang bukti yang dilakukan pada 22 April 2026 menjadi bukti konkret pelaksanaan hukum. Namun, upaya tersebut tidak dapat menggantikan pencegahan yang bersifat proaktif.

Fokus utama tetap pada pencegahan agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang. Strategi edukasi dan pembinaan keluarga menjadi prioritas utama.

Pemkab Lumajang menilai bahwa penguatan peran keluarga merupakan langkah penting dalam membangun perlindungan sosial. Keluarga yang kuat diyakini dapat menahan arus narkotika.

Dengan dukungan keluarga yang solid, diharapkan lahir generasi yang lebih tangguh menghadapi tantangan sosial dan ekonomi. Ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan daerah.

Beberapa kegiatan lanjutan, termasuk workshop parental control dan pelatihan komunikasi efektif, telah direncanakan untuk triwulan berikutnya. Program ini akan melibatkan lembaga sosial dan organisasi pemuda.

Secara keseluruhan, peran keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam strategi anti‑narkotika di Lumajang, dan pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan tersebut ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.