Media Kampung – Arus wisatawan menuju Bali mulai mengalami peningkatan signifikan seiring dimulainya liburan sekolah. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat kenaikan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sebesar 21 persen pada Minggu, 21 Juni 2026.

General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko, menyatakan bahwa peningkatan tersebut baru terlihat jelas pada akhir pekan lalu. “Sudah ada peningkatan kendaraan total 21 persen yang menyeberang ke Bali,” ujarnya di Banyuwangi, Selasa, 23 Juni 2026. Dari total kenaikan itu, sebanyak 30 persen di antaranya merupakan kendaraan pribadi yang berasal dari berbagai kota besar di Pulau Jawa.

Kendaraan Pribadi dan Bus Pariwisata Mendominasi

Selain kendaraan pribadi, bus pariwisata juga mulai menunjukkan peningkatan. Pada hari normal, bus biasanya menyeberang pada malam hari. Namun sejak Minggu, banyak bus yang sudah menyeberang pada siang hingga sore hari. Hal ini mengindikasikan bahwa para pelaku perjalanan wisata mulai memanfaatkan waktu libur sekolah untuk berlibur ke Pulau Dewata.

Pantauan di Pelabuhan Ketapang menunjukkan bahwa kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke Bali didominasi oleh mobil dengan nomor polisi dari Jakarta, Bandung, Bogor, Malang, dan Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas wisatawan berasal dari kota-kota besar di Jawa.

Puncak Arus Diperkirakan Akhir Juni hingga Juli

Menurut Arief Eko, puncak pergerakan wisatawan menuju Bali diperkirakan terjadi mulai 29 Juni 2026 hingga akhir Juli 2026. “Kemungkinan puncaknya terjadi mulai 29 Juni 2026,” ujarnya. Pihak ASDP Ketapang telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama masa liburan sekolah.

Wisatawan Pilih Jalur Darat untuk Pengalaman Baru

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Tohirin, mengaku sengaja memilih jalur darat untuk berlibur ke Bali bersama istri dan anak-anaknya. Biasanya ia menggunakan pesawat, namun tahun ini ia ingin mencoba pengalaman baru dengan membawa mobil pribadi. “Rencana dua hari, ke Uluwatu, Kuta dan Bedugul,” jelasnya. Ia sudah merencanakan sejumlah destinasi wisata yang akan dikunjungi selama di Bali.

Meningkatnya jumlah wisatawan melalui jalur darat ini diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata Bali yang sempat terpuruk akibat pandemi. Dengan adanya liburan sekolah, para pelaku usaha di sektor pariwisata optimistis akan terjadi peningkatan kunjungan yang signifikan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.