Media Kampung – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan resmi melantik pengurus periode 2025–2030 di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat, 22 Mei 2026. Acara tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka organisasi dari Ketua Umum AMKI, Tundra Meliala, kepada Ketua AMKI Sumsel, Dede Umar, menandai komitmen AMKI Sumsel sebagai rumah besar media konvergensi di wilayah tersebut.
Pelantikan dihadiri oleh pengurus AMKI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel, pemilik serta pengelola media cetak, elektronik, online, dan media sosial, termasuk anggota DPR RI Komisi I Yuda Novanza Utama yang juga Ketua Dewan Pengawas AMKI Sumsel. Struktur kepengurusan terisi oleh Dede Umar sebagai ketua, Novas Riady sebagai sekretaris umum, dan Rian Gumay sebagai bendahara umum.
Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, menegaskan bahwa keberadaan AMKI menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi media konvergensi di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Dia menekankan bahwa perkembangan teknologi menuntut media untuk beradaptasi tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik yang profesional dan berintegritas. “AMKI hadir untuk menjadi wadah bagi insan media agar tumbuh dan tetap profesional di tengah derasnya digitalisasi informasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tundra menyoroti peran strategis media dalam menjaga demokrasi, edukasi publik, dan sebagai jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah. Sinergi antar media dianggap sangat vital untuk memastikan kualitas pemberitaan yang sehat dan berimbang. Ia berharap kepengurusan AMKI Sumsel dapat menjaga soliditas, memperkuat kolaborasi antar pengelola media, serta menghadirkan inovasi dalam menghadapi tantangan industri media saat ini.
Sementara itu, Ketua AMKI Sumsel, Dede Umar, menyebutkan bahwa asosiasi ini menjadi tempat berkumpulnya pemilik dan pengelola media lintas platform, dari cetak, elektronik, online, hingga media sosial yang berkembang pesat. Ia mengakui tantangan dunia media yang semakin kompleks, di mana kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan profesionalisme, integritas, dan independensi.
“Perubahan teknologi yang sangat cepat dan derasnya arus informasi menuntut inovasi dan integritas. Memimpin organisasi media bukan pekerjaan mudah, namun soliditas internal menjadi modal kuat bagi AMKI untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pers di Sumsel,” kata Dede Umar. Ia juga mencatat antusiasme tinggi dari rekan-rekan media terhadap pelantikan ini, bahkan melebihi kapasitas ruangan acara.
Selain memperkuat sinergi antar perusahaan media, AMKI Sumsel berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan media, serta menjaga fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik. Dede Umar menegaskan pentingnya membangun kolaborasi sehat antara media dan pemerintah tanpa menghilangkan independensi pers, agar media tetap menjadi pilar kontrol sosial yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Andie Dinialdie, mengirimkan ucapan selamat melalui sambungan telepon karena berhalangan hadir. Ia mengajak pengurus baru untuk menjalankan amanah dengan tanggung jawab dan komitmen tinggi, serta berharap AMKI Sumsel menjadi organisasi media yang solid, amanah, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, AMKI Sumsel meluncurkan program diskusi publik bertajuk Kopi Senja sebagai ruang dialog terbuka menanggapi isu sosial di masyarakat. Forum ini dirancang sebagai wadah kolaboratif yang mempertemukan pemangku kebijakan, insan media, akademisi, dan pegiat media sosial untuk bersama mencari solusi konstruktif terhadap persoalan daerah.
Program Kopi Senja diharapkan dapat mendorong budaya diskusi yang lebih terbuka dan kritis serta menghasilkan pemikiran yang menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis. Melalui program ini, sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat guna menciptakan ruang informasi yang sehat dan edukatif yang berpihak pada kepentingan publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan