Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, membuka kesempatan bagi investor dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk berinvestasi di daerahnya. Hal ini terwujud saat kunjungan Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, dipimpin oleh Ye Su, ke Pendopo Situbondo pada Selasa, 12 Mei 2026, yang langsung diterima oleh Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Situbondo memaparkan potensi besar yang dimiliki daerahnya, terutama dalam sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka menerima investasi yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja baru, dan memberikan nilai tambah bagi Situbondo. “Kami ingin menciptakan iklim investasi yang kondusif dan ramah, serta siap mendampingi investor sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Bupati Rio.
Letak strategis Situbondo di jalur pantai utara Pulau Jawa menjadi nilai tambah untuk pengembangan kawasan industri dan distribusi. Potensi ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para investor, khususnya dari Tiongkok, untuk menjalin kerja sama dalam mengembangkan berbagai sektor unggulan di Situbondo.
Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, Ye Su, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus mencari peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurut Ye Su, Situbondo memiliki sumber daya alam dan potensi ekonomi yang cukup besar, yang dapat dikembangkan melalui kerja sama di sektor perdagangan, pertanian, dan pariwisata.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Situbondo juga menampilkan berbagai peluang investasi yang bisa dikembangkan bersama investor asing, mulai dari pengolahan hasil pertanian, perikanan, hingga pengembangan destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Langkah ini diharapkan dapat membuka jejaring kerja sama yang lebih luas serta memperkenalkan potensi Situbondo di kancah internasional.
Kunjungan Konsulat Jenderal RRT ini menjadi sinyal positif bagi Situbondo dalam meningkatkan investasi dan pembangunan daerah. Pemerintah kabupaten berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan memfasilitasi pelaku usaha dari Tiongkok agar dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan