Media KampungKapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menyampaikan pesan penting kepada siswa-siswi SDN 3 Patokan mengenai keberanian melawan bullying. Dalam upacara yang diadakan pada Senin, 11 Mei 2026, di hadapan ratusan siswa, ia menekankan pentingnya saling menghormati dan keberanian untuk melawan tindakan perundungan.

Kapolres Bayu mengingatkan para siswa agar tidak terlibat dalam tindakan mengejek atau memukul teman. Ia mengatakan, “Harus saling menghormati sesama teman ya, jangan ada bullying dan lawan bullying. Berani melawan bullying itu hebat,” ujarnya. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas dan menjaga diri dari orang asing.

Dalam acara tersebut, Kapolres memberikan hadiah kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan yang diajukan. Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka berebut untuk menjawab, menunjukkan semangat mereka untuk terlibat dalam program ini. Kapolres Bayu menyampaikan bahwa tindakan bullying, seperti mengejek atau memukul, tidak dapat diterima dan meminta siswa untuk segera melaporkan kepada guru jika melihat atau mengalami hal tersebut.

Kapolres juga memberi nasihat kepada siswa tentang keselamatan berlalu lintas. Ia mengingatkan agar tidak mengendarai sepeda sendiri ke sekolah, terutama sepeda listrik, karena dapat berisiko tinggi. “Mengendarai sepeda listrik atau sepeda motor di jalan raya tidak boleh ya, sebelum cukup umur. Dan ingat, selalu memakai helm saat dibonceng orang tua,” jelasnya.

Pendekatan edukatif yang disampaikan Kapolres dianggap sangat penting untuk memastikan pesan-pesan ini dapat diterima dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh anak-anak. Dengan cara ini, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan saling menghargai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.