Media Kampung, Serang – Pemerintah Kabupaten Serang sedang melakukan persiapan intensif untuk menyelenggarakan Festival Anyer-Panarukan pada tahun 2026. Festival ini akan diawali dengan ekspedisi dari titik nol di kawasan mercusuar Anyer sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang menandai peringatan 500 tahun Kabupaten Serang.
Festival Anyer-Panarukan merupakan kerja sama antara Pemkab Serang dan Pemkab Situbondo yang direncanakan berlangsung selama lima tahun ke depan. Saat ini, kedua pemerintah daerah tersebut tengah menyelaraskan jadwal pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan secara bersamaan dan berkelanjutan setiap tahunnya.
Persiapan dan Jalannya Festival
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya, menyampaikan bahwa pihaknya telah siap dengan seluruh persiapan teknis pelaksanaan festival. Namun, penentuan tanggal pelaksanaan masih menunggu kesepakatan dengan Pemkab Situbondo yang juga terlibat dalam rangkaian acara.
Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan acara kick off yang direncanakan di Jakarta, dihadiri oleh Bupati Serang dan Bupati Situbondo, serta kementerian terkait untuk mendukung promosi festival. Setelah kick off, ekspedisi awal akan dilaksanakan di titik nol di mercusuar Anyer.
Tujuan dan Manfaat Festival
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari peringatan 500 tahun Kabupaten Serang. Selain untuk memperingati hari jadi daerah, festival juga bertujuan mengangkat potensi pariwisata khususnya di wilayah Anyer yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Festival ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Serang dan Situbondo, dua daerah yang memiliki keterkaitan sejarah dengan jalur Anyer-Panarukan. Kegiatan lain seperti istigasah juga akan diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara.
Konteks dan Dampak
Pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau, pariwisata di wilayah Anyer mengalami tantangan yang signifikan. Festival Anyer-Panarukan diharapkan dapat menjadi momentum pemulihan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata di kawasan tersebut. Selain itu, kerja sama jangka panjang antara Serang dan Situbondo diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pengembangan pariwisata dan budaya di kedua daerah.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan keterlibatan berbagai pihak, festival ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal serta memperkuat identitas sejarah dan budaya yang melekat pada jalur Anyer-Panarukan.















Tinggalkan Balasan