Media Kampung – KA Sangkuriang resmi meluncur pada Sabtu 2 Mei 2026, menghubungkan Bandung dan Banyuwangi secara langsung tanpa harus melakukan transit, dan tiket untuk layanan perdana ludes dalam hitungan jam.
Upacara peresmian dilakukan di Stasiun Banyuwangi dengan pemecahan kendi tradisional oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, didampingi Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, sebagai simbol keselamatan dan keberkahan.
Kereta ini dijadikan jawaban atas aspirasi masyarakat Jawa Timur dan Jawa Barat yang menginginkan perjalanan jarak jauh yang nyaman, eksklusif, serta mengurangi waktu tempuh dibanding moda jalan raya.
Rangkaian KA Sangkuriang terdiri atas satu kereta Compartment dengan 16 tempat duduk, empat kereta Eksekutif Stainless Steel berkapasitas total 200 kursi, serta tiga kereta Ekonomi Stainless Steel yang menampung 240 penumpang, dilengkapi layanan kuliner dan satu lokomotif pembangkit.
Data resmi Daop 9 Jember mencatat total 495 penumpang pada keberangkatan pertama, setara dengan 109% kapasitas, dengan okupansi 75% pada kelas Compartment, 95% pada kelas Eksekutif, dan 123% pada kelas Ekonomi.
Hengky Prasetyo menegaskan bahwa KA Sangkuriang tidak sekadar moda transportasi, melainkan simbol kolaborasi kuat antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pemerintah daerah dalam mendukung mobilitas serta sektor pariwisata.
Bupati Banyuwangi menambahkan bahwa tradisi pecah kendi dan penyerahan semboyan 40 kepada masinis menandai komitmen keselamatan dan keberlanjutan layanan kereta ini.
Sebelumnya, rute Bandung‑Banyuwangi memerlukan setidaknya satu kali transit di Surabaya atau Yogyakarta, sehingga waktu tempuh dapat mencapai 12 jam; KA Sangkuriang memperpendek perjalanan menjadi sekitar 8 jam.
KAI mengimbau penumpang untuk memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, yang menawarkan kemudahan pemesanan, pilihan kelas, serta informasi jadwal secara real time.
Petugas menekankan pentingnya mematuhi aturan keselamatan, menjaga kebersihan fasilitas, dan menciptakan budaya bertransportasi yang aman demi kelancaran operasional ke depannya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan