Media Kampung – Garudayaksa FC, klub patron Prabowo Subianto, pertama kali mengamankan tiket promosi ke Super League 2026/2027 setelah mengalahkan Persikad 3-1 pada Sabtu, 2 Mei 2024.
Kemenangan tersebut menambah total poin klub menjadi 57, menempatkannya di puncak Grup 1 dengan selisih satu poin di atas Adhyaksa FC yang harus melaju lewat jalur playoff.
Tim yang dibimbing oleh pelatih Widodo Cahyono Putro dipimpin di lapangan oleh kapten Andik Vermansah, sementara pemain seperti Asep Berlian, Feby Eka Putra, Arapenta Poerba, dan kiper muda Timnas Ikram Algiffari menjadi faktor penentu.
Pemain-pemain berlabel Timnas Indonesia tersebut memberikan kontribusi signifikan; Andik Vermansah mencetak dua gol, sementara Poerba mengatur alur serangan dengan kreativitasnya.
Garudayaksa FC berawal dari Garudayaksa Football Academy yang didirikan pada 2023 di Bekasi dan Bogor, dilengkapi dengan tujuh lapangan latihan serta laboratorium sport science berstandar global.
Pada Juni 2025, akademi tersebut melakukan akuisisi strategis terhadap PSKC Cimahi dan secara total bertransformasi menjadi Garudayaksa FC, memperkuat basis kompetitif klub.
Manajemen klub dipimpin oleh Muhammad Reza Anugrah, yang menekankan kedisiplinan serta integrasi antara talenta akademi dan pemain berpengalaman untuk menciptakan ekosistem sepak bola berkelanjutan.
Nama “Garudayaksa” diambil dari kediaman pribadi Prabowo Subianto di Hambalang, melambangkan kekuatan dan semangat nasionalisme yang diharapkan menjadi beban mental positif bagi para pemain.
Kehadiran klub milik Presiden di kasta tertinggi menimbulkan diskusi mengenai integritas kompetisi, namun klub berkomitmen mematuhi regulasi PT Liga Indonesia Baru, PSSI, serta standar AFC Club Licensing.
Dengan fasilitas mandiri dan kemandirian finansial, Garudayaksa FC menargetkan peningkatan standar liga serta siap bersaing di Super League, dimana kualitas taktik dan performa akan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan