Media Kampung – Jumat, 3 Mei 2026, Anto Van Java resmi lepas 15% saham PSIS Semarang ke keluarga Fariz Julinar menjelang laga penutup musim, dengan fokus baru pada Kendal Tornado FC.

Pengumuman itu disampaikan lewat unggahan akun Instagram resmi Fariz Julinar, suami Datu Nova, yang menuliskan, “Bismillah semangat ini bertambah sebelum pertandingan terakhir musim ini PSIS Semarang besok di Sleman. Bapak Anto Van Java menyerahkan saham 15 persen miliknya di PSIS Semarang untuk diakusisi saya beserta keluarga untuk melanjutkan merawat dan menjaga klub ini.”

Anto, yang dikenal dengan nama Junanto, sebelumnya menguasai 30% saham PSIS Semarang sejak 2022, namun memilih untuk mengurangi kepemilikannya setengahnya demi konsentrasi pada proyek klub lain.

Keluarga Fariz Julinar, yang dipimpin oleh Datu Nova, telah menjadi pemegang saham mayoritas PSIS sejak awal tahun 2025, sehingga akuisisi 15% saham Anto menegaskan kontrol penuh mereka atas klub Mahesa Jenar.

Pertandingan penutup yang dijadwalkan pada 4 Mei 2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, mempertemukan PSIS Semarang melawan PSS Sleman dalam ajang Pegadaian Championship, menambah tekanan pada transisi kepemilikan.

Fariz dalam unggahannya juga menyampaikan terima kasih kepada Anto Van Java dan keluarganya atas kepercayaan yang diberikan, menegaskan komitmen keluarga untuk menjaga warisan klub bagi warga Semarang.

Langkah Anto lepas saham tersebut selaras dengan rencananya mengembangkan Kendal Tornado FC, klub Liga 2 yang kini berada dalam satu grup kompetisi dengan PSIS Semarang.

Kendal Tornado FC, yang sebelumnya beroperasi di Pekanbaru, dipindahkan ke Kabupaten Kendal pada akhir 2025 setelah Anto mengakuisisinya dan menyesuaikan basis operasi dengan ambisi regionalnya.

Direktur PSIS Semarang, Banu Adikara, menyatakan bahwa proses akuisisi saham selesai tanpa hambatan administratif, dan klub akan tetap fokus pada persiapan teknis menjelang laga akhir.

Penggemar PSIS di media sosial menyambut baik berita ini, dengan mayoritas komentar menilai bahwa kepemilikan baru akan memberikan stabilitas keuangan dan dukungan bagi tim di fase krusial.

PSSI melalui pernyataan resmi menegaskan bahwa perubahan kepemilikan saham tidak mempengaruhi lisensi klub, dan proses verifikasi telah disetujui oleh Komite Pengawas Liga.

Selain sepak bola, Anto Van Java juga dikenal sebagai pengusaha media hiburan, yang sebelumnya mengelola beberapa platform digital nasional, menambah dimensi bisnisnya di dunia olahraga.

Dokumen resmi transfer saham, yang diajukan ke PSSI pada 2 Mei 2026, menunjukkan bahwa 15% saham bernilai sekitar Rp 12 miliar dan telah dibayar penuh oleh keluarga Fariz.

Dengan kepemilikan baru, keluarga Fariz berjanji akan meningkatkan investasi pada fasilitas latihan dan program akademi pemuda PSIS, demi memperkuat basis talenta lokal.

Pertandingan akhir musim ini diharapkan menjadi ajang pembuktian bagi PSIS Semarang di bawah kepemilikan baru, sementara Anto Van Java menatap musim depan bersama Kendal Tornado FC dengan target promosi ke Liga 1.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.