Media Kampung – Langkah Timnas Indonesia dalam memperkuat skuad melalui jalur naturalisasi semakin nyata. Komisi X DPR RI telah menyetujui rekomendasi kewarganegaraan bagi dua pemain keturunan, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker, yang diproyeksikan akan memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026.
Kedua pemain tersebut kini tinggal menunggu proses selanjutnya, yaitu Keputusan Presiden (Keppres) dan pengambilan sumpah kewarganegaraan. Setelah itu, mereka resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan bisa membela skuad Garuda.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif persetujuan ini. Ia menekankan bahwa kehadiran pemain naturalisasi tidak hanya untuk menambah opsi taktik, tetapi juga sebagai sarana transfer pengetahuan bagi pemain lokal.
“Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional,” ujar Erick dalam rapat kerja bersama Menpora dan Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Luke Vickery, pemain kelahiran Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005, saat ini bermain di kasta tertinggi Liga Australia bersama Macarthur FC. Sementara Mitchell Baker, lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006, sebelumnya memperkuat Georgetown University di Amerika Serikat.
Keduanya telah mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada 26-30 Mei 2026 dan turut serta dalam agenda FIFA Matchday periode 1-9 Juni 2026. Dengan persetujuan DPR, mereka diproyeksikan menjalani debut resmi di Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Laga pertama Indonesia dijadwalkan melawan Vietnam pada Senin, 3 Agustus 2026.
Menariknya, Vietnam juga gencar menambah pemain naturalisasi untuk turnamen ini. Kedua negara sama-sama menjadi kandidat kuat perebut gelar juara Piala AFF 2026.
Erick Thohir menegaskan bahwa proses naturalisasi dilakukan secara selektif dan tetap beriringan dengan pembinaan pemain lokal jangka panjang. “Kami akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan