Media Kampung – Bonek mengungkapkan pujian atas crossing Riyan Ardiansyah dalam kemenangan Persebaya Surabaya melawan Malut United, sekaligus menuntut pemain pinjaman tersebut dipermanenkan.
Pertandingan Super League pekan ke-29 digelar pada Kamis, 23 April 2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Surabaya, dan berakhir dengan skor 2-0 untuk Persebaya.
Riyan Ardiansyah masuk sebagai pengganti pada menit ke-58, menggantikan striker utama dan segera menambah dimensi serangan tim.
Delapan menit setelah masuk, ia memberikan umpan crossing terukur ke kotak penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Francisco Rivera.
Umpan tersebut menjadi sorotan utama Bonek, yang kemudian menuliskan pujian di akun Instagram resmi Persebaya.
“Umpan crossing ciri khas Persebaya kini muncul lewat Riyan,” tulis akun @rn***** dalam komentar Instagram.
Beberapa suporter menambahkan, “Riyan kalau cocok posisinya pemain ini bagus, crossing juga bagus, beri dia waktu, bisa jadi supersub,” ujar akun @ba****.
Para pendukung juga menyoroti kontribusi Riyan dalam dua laga terakhir, menyatakan bahwa ia layak dipertahankan untuk musim depan.
“Setelah cetak gol, sekarang cetak assist. Layak dipertahankan untuk musim depan,” komentar akun @tu**** menegaskan harapan tersebut.
Harapan serupa muncul dari akun @dn**** yang menuliskan, “Riyan ngeyel mulai nyetel permainan, mugo2 isok permanen nag Persebaya.”
Sebelum assist melawan Malut United, Riyan juga mencetak gol penting saat Persebaya melawan Madura United dua pekan sebelumnya.
Pencapaian tersebut menambah nilai statistik Riyan, yang mencatat satu gol dan satu assist hanya dalam dua penampilan sebagai pemain pinjaman.
Data resmi liga mencatat Riyan memiliki rata‑rata 0,5 gol per pertandingan dan 0,5 assist per pertandingan selama masa pinjaman.
Manajer Persebaya, Antonius Oskarianto, menyatakan bahwa klub akan meninjau performa Riyan secara menyeluruh sebelum memutuskan status permanen.
Dia menambahkan, “Jika pemain dapat memberikan kontribusi konsisten, kami tidak menutup kemungkinan mengamankan kontrak jangka panjang.”
Bonek menanggapi pernyataan tersebut dengan optimisme, menilai bahwa Riyan telah membuktikan kualitasnya dalam tekanan laga penting.
Suporter juga menyoroti bahwa crossing Riyan berbeda dengan tradisi crossing Persebaya yang biasanya mengandalkan sayap kiri, melainkan datang dari sisi kanan dengan akurasi tinggi.
Analisis taktik tim mengungkapkan bahwa kehadiran Riyan memungkinkan variasi formasi 4‑3‑3 menjadi 4‑2‑3‑1 dengan peran wing‑back yang lebih ofensif.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Persebaya menguasai 62% penguasaan bola di babak pertama berkat kontribusi Riyan.
Pada babak kedua, tim berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup pertandingan tanpa kebobolan.
Keberhasilan Persebaya ini menempatkan mereka pada posisi ketiga klasemen, selisih tiga poin dari pemuncak liga.
Para analis sepak bola menilai bahwa penambahan pemain dengan kemampuan crossing seperti Riyan dapat memperkuat lini serang klub dalam menghadapi kompetisi berlanjut.
Jika keputusan dipermanenkan diambil, Riyan diprediksi akan menjadi salah satu pemain kunci dalam upaya Persebaya merebut gelar juara.
Saat ini, proses negosiasi kontrak antara pihak klub dan pemilik hak pemain masih berlangsung, dengan harapan finalisasi sebelum jendela transfer musim panas.
Persebaya berencana mengumumkan keputusan resmi pada pertemuan internal tim teknis yang dijadwalkan akhir Mei 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan