Media Kampung – Nomaden Coffee, sebuah kedai kopi jalanan di Tangerang, berhasil menarik perhatian anak muda dengan konsep street coffee yang menyajikan kopi premium dengan harga terjangkau. Berdiri di Jalan Maulana Yusuf, tepat di depan Kampus UNIS, kedai ini buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB.
Owner Nomaden Coffee, Muhammad Fikri, mengungkapkan bahwa ide usaha ini muncul setelah melihat tren street coffee di Yogyakarta yang masih jarang ditemukan di Tangerang. Nama ‘Nomaden’ dipilih karena awalnya usaha ini direncanakan berpindah-pindah lokasi, meski kini telah memiliki titik tetap di depan kampus.
Meski berjualan di pinggir jalan, kualitas menu tetap menjadi prioritas. Varian kopi oriental dan kopi buah menjadi daya tarik utama, dengan menu andalan Berry Creamy Latte yang memiliki rasa manis segar mirip permen lollipop. Harga yang ditawarkan sangat ramah di kantong mahasiswa, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp27 ribu per cup.
Selain melayani pelanggan harian, Nomaden Coffee juga membuka kerja sama untuk berbagai acara seperti festival, bazar, dan pernikahan. Untuk paket wedding, tersedia harga khusus dengan minimal pemesanan 100 cup, serta paket kopi literan minimal 15 liter dengan kisaran harga Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.
Kehadiran Nomaden Coffee membuktikan bahwa menikmati kopi berkualitas tidak harus di kafe mewah. Konsep sederhana ini menjadi simbol kreativitas anak muda lokal dalam menghadirkan pengalaman ngopi baru yang dekat dengan keseharian masyarakat Tangerang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan