Media Kampung, Palembang – Kualitas udara di beberapa wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang, saat ini masuk dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) per Jumat, 25 September 2026 pukul 06.00 WIB, Palembang mencatat angka 160, yang tergolong tidak sehat. Wilayah lain seperti PALI mencatat ISPU tertinggi yaitu 180, diikuti Musi Rawas 168, Lahat 120, Musi Banyuasin 108, dan Muara Enim 61. Sementara itu, Prabumulih dengan angka 71 dan Muara Enim masuk kategori sedang.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Gubernur Sumsel, Herman Deru. Ia menilai penurunan kualitas udara bukan hanya akibat penanganan kebakaran, tetapi juga karena rendahnya kesadaran masyarakat yang masih melakukan pembakaran sembarangan, termasuk di kawasan perkotaan.

Langkah Pemerintah Mengatasi Pembakaran Sembarangan

Untuk menanggulangi hal tersebut, Herman Deru akan menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang (DLHP) Sumsel untuk membuat surat edaran kepada seluruh bupati dan wali kota di wilayah Sumsel. Surat edaran ini berisi himbauan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sembarangan di lahan maupun halaman rumah.

“Saya akan bersurat kepada DLHP untuk membuatkan edaran kepada bupati dan wali kota, supaya masyarakat diingatkan agar tidak membakar apa pun di halaman rumah atau lahan mereka,” ujar Herman Deru pada Jumat, 25 September 2026.

Dampak Kualitas Udara Buruk terhadap Penerbangan

Kualitas udara yang memburuk juga berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan akibat kabut asap. Namun, Herman Deru menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Standar jarak pandang minimal yang digunakan di Indonesia adalah 3.000 meter. Keputusan operasional penerbangan berada pada maskapai dan pengelola navigasi penerbangan.

Data dan Fakta Kualitas Udara di Sumatera Selatan

  • ISPU tertinggi di PALI: 180 (tidak sehat)
  • Musi Rawas: 168 (tidak sehat)
  • Palembang: 160 (tidak sehat)
  • Musi Banyuasin: 108 (tidak sehat)
  • Lahat: 120 (tidak sehat)
  • Muara Enim: 61 (sedang)
  • Prabumulih: 71 (sedang)

Data ini diperoleh dari BPBD dan DLHP Sumsel, yang juga dilaporkan oleh berbagai media lokal.

Kesadaran Masyarakat sebagai Kunci Penanganan

Herman Deru menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kualitas udara dengan tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan sembarangan, terutama di kawasan perkotaan. Ia mencontohkan kejadian pembakaran lahan yang sempat ditemuinya di tengah kota Palembang baru-baru ini.

Upaya pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat menurunkan angka polusi udara dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Sumsel.