Warga Emerald Garden Sambong Menghadapi Krisis Air Bersih
Media Kampung, Blora – Sejumlah warga Perumahan Emerald Garden di Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama enam hari berturut-turut akibat gangguan pada jaringan distribusi PDAM Cepu. Kondisi ini membuat warga datang langsung ke Kantor PDAM Cepu pada Rabu, 16 September 2026, untuk menuntut kejelasan dan solusi cepat atas permasalahan tersebut.
Keluhan Warga Terhadap Gangguan Distribusi Air
Warga menyampaikan bahwa gangguan distribusi air yang terjadi selama hampir satu minggu sangat berdampak pada kebutuhan sehari-hari mereka. Badan Purwanto, salah satu warga Emerald Garden, menegaskan bahwa air adalah kebutuhan utama yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
Selain itu, warga juga menuntut tanggung jawab PDAM terkait kompensasi selama periode distribusi air terhenti, termasuk permintaan pemotongan biaya beban atau abonemen. Mereka berharap pihak PDAM dapat memberikan solusi dan perbaikan yang cepat agar pelayanan air bersih kembali normal.
Kendala dan Upaya Perbaikan dari PDAM Cepu
Manager PDAM Tirta Amerata Kabupaten Blora Cabang Cepu, Nurita, menjelaskan bahwa gangguan distribusi disebabkan kerusakan pipa yang membutuhkan penggantian. Pengadaan pipa pengganti mengalami kendala sehingga perbaikan belum dapat diselesaikan sesuai jadwal.
PDAM telah memesan pipa dari Surabaya dan menginformasikan pengiriman pipa sempat tertunda, namun diharapkan pipa dapat tiba pada siang hari tersebut. Sebagai langkah antisipasi, PDAM siap melakukan dropping air ke Perumahan Emerald Garden jika perbaikan belum selesai pada pukul 15.00 WIB.
Harapan Warga dan Penanganan Gangguan di Masa Depan
Warga berharap agar penanganan gangguan serupa dapat dilakukan lebih cepat di masa mendatang untuk mencegah dampak luas terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Permintaan kompensasi yang diajukan juga akan dibahas lebih lanjut oleh PDAM dengan pihak direksi sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan.
Gangguan distribusi air bersih ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan jaringan dan kesiapan pengelola dalam mengatasi persoalan teknis agar warga dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya tanpa gangguan berkepanjangan.












Tinggalkan Balasan