Media Kampung, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat persiapan pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura dengan tujuan mendorong investasi dan meningkatkan kesejahteraan petani tembakau. Upaya ini dilakukan melalui pemutakhiran data dan pemenuhan persyaratan yang diperlukan agar proses pengusulan dapat berjalan secara matang dan efektif.
Rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bangkalan pada 15 September 2026 menjadi momentum penting bagi Pemkab Bangkalan untuk memastikan seluruh tahapan pengusulan KEK Tembakau Madura terencana dengan baik. Gagasan KEK ini tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan industri, namun juga pembentukan ekosistem ekonomi yang menghubungkan potensi daerah, investasi, industri, masyarakat, dan petani tembakau.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan
Ismet Effendi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, menyatakan bahwa pengusulan KEK Tembakau Madura memiliki arti strategis dalam pengembangan perekonomian lokal dan regional. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung proses tersebut dengan menyiapkan berbagai kebutuhan dan persyaratan yang diperlukan agar pengusulan dapat berjalan lancar dan sesuai harapan.
Sinergi Antar Kabupaten di Madura
Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Jafar, menekankan pentingnya sinergi antar empat kabupaten di Madura — Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep — dalam mengelola potensi tembakau sebagai kekuatan ekonomi. Ia mengajak semua pihak untuk memiliki pandangan bersama demi kemajuan Madura secara menyeluruh, bukan hanya kepentingan satu daerah saja.
Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat dan Petani
Pengembangan KEK Tembakau Madura diharapkan membuka peluang investasi dan aktivitas ekonomi baru di Bangkalan dan sekitarnya. Namun, Pemkab berupaya agar manfaat ekonomi ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya petani tembakau. Dengan memperkuat rantai nilai tembakau, kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi di Madura.
Langkah Pemutakhiran Data dan Persiapan Persyaratan
Dalam rakor tersebut, Pemkab Bangkalan menegaskan komitmen untuk terus memutakhirkan data dan menyiapkan segala persyaratan administrasi yang diperlukan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi memastikan pengusulan KEK tidak sekadar pembentukan kawasan, tetapi menjadi instrumen pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, investasi yang meningkat, serta peran aktif industri dan sektor pertanian, KEK Tembakau Madura diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan petani di Madura.













Tinggalkan Balasan