Media Kampung, Samarinda – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur untuk periode 1-15 September 2026 mengalami penurunan tipis dibandingkan periode sebelumnya. Harga rata-rata TBS sawit untuk tanaman berumur 10-20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.604,37 per kilogram, turun Rp0,29 dari harga periode akhir Agustus 2026 yang sebesar Rp3.604,66 per kilogram.
Penetapan Harga TBS Sawit Kaltim Periode I-September 2026
<pPenetapan harga tersebut dilakukan melalui rapat resmi pada Selasa, 15 September 2026 oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur. Harga dihitung berdasarkan data dan informasi yang disampaikan oleh perusahaan perkebunan anggota Tim Penetapan Harga TBS, mencerminkan kondisi pasar dan produksi aktual di wilayah tersebut.
Detail Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman
- Umur 3 tahun: Rp3.164,88 per Kg
- Umur 4 tahun: Rp3.265,78 per Kg
- Umur 5 tahun: Rp3.356,25 per Kg
- Umur 6 tahun: Rp3.429,75 per Kg
- Umur 7 tahun: Rp3.479,22 per Kg
- Umur 8 tahun: Rp3.535,39 per Kg
- Umur 9 tahun: Rp3.578,75 per Kg
- Umur 10-20 tahun: Rp3.604,37 per Kg (harga tertinggi)
- Umur 21 tahun: Rp3.551,74 per Kg
- Umur 22 tahun: Rp3.480,00 per Kg
- Umur 23 tahun: Rp3.402,54 per Kg
- Umur 24 tahun: Rp3.363,91 per Kg
- Umur 25 tahun: Rp3.332,18 per Kg
Harga Indeks dan Komoditas Pendukung
Dalam penetapan harga ini, harga rata-rata tertimbang minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp15.392,82 per kilogram, sementara harga kernel mencapai Rp13.187,62 per kilogram. Indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS adalah 89,63 persen.
Konteks dan Dampak Penurunan Harga
Penurunan harga TBS sawit periode awal September 2026 sangat tipis, hanya sekitar 0,01 persen. Harga ini berlaku khusus bagi kebun plasma dan kebun swadaya yang sudah bermitra sesuai ketentuan yang berlaku, untuk periode penjualan mulai 1 sampai 15 September 2026.
Pergerakan harga yang relatif stagnan ini mencerminkan kestabilan pasar sawit di Kalimantan Timur pada periode tersebut. Harga TBS yang stabil penting untuk menjaga keseimbangan antara produsen dan pengolah sawit serta memberikan kepastian bagi petani plasma dan swadaya.
Informasi Tambahan
Penting untuk diketahui bahwa harga transaksi di lapangan dapat berbeda tergantung kondisi pasar lokal, kualitas buah, dan faktor-faktor lainnya. Harga resmi ini menjadi acuan utama bagi para pelaku industri sawit di Kalimantan Timur.
Perkembangan harga TBS sawit di wilayah lain, seperti Sumatera Barat dan Riau, juga menunjukkan dinamika yang berbeda, sehingga pemantauan harga secara berkala tetap dibutuhkan untuk menyesuaikan strategi produksi dan pemasaran.












Tinggalkan Balasan