Dua Putra Bandung Barat Membawa Indonesia Raih Medali Perak di IFA7 World Championship 2026

Media Kampung – Dua atlet asal Kabupaten Bandung Barat, M. Fahmi Setiandi dan Asep Salam, berhasil memperkuat Timnas Football Association 7 (FA7) Indonesia dan mengantar tim meraih prestasi gemilang sebagai runner-up di IFA7 World Championship 2026 yang berlangsung di Honduras, Amerika Tengah.

Keberhasilan ini menorehkan sejarah baru bagi Kabupaten Bandung Barat dan sepak bola 7 di Indonesia. Indonesia berhasil mengakhiri turnamen dengan medali perak setelah kalah di partai final menghadapi tuan rumah Honduras, menjadikan pencapaian ini sebagai catatan penting di kancah sepak bola FA7 dunia.

Kebanggaan M. Fahmi Setiandi dan Persiapan Timnas FA7 Indonesia

M. Fahmi Setiandi, penyerang klub PSDS sekaligus salah satu wakil dari Kabupaten Bandung Barat, menyatakan kebanggaannya bisa membela Indonesia di ajang internasional. Baginya, mengenakan seragam tim nasional merupakan puncak karier seorang pesepak bola, termasuk di cabang sepak bola 7 lawan 7.

Bersama Asep Salam, Fahmi merasa bersyukur dapat membawa Timnas FA7 Indonesia melaju ke babak final dan bertemu kembali dengan Honduras. Mereka mempersiapkan mental dan fisik secara maksimal guna menghadapi laga penentu tersebut, berbeda dengan kondisi saat pertandingan penyisihan yang mereka jalani setelah menempuh perjalanan panjang sekitar 36 jam dari Indonesia ke Honduras dengan waktu istirahat yang sangat singkat.

Perjalanan dan Tantangan Timnas FA7 Indonesia di Turnamen

Timnas FA7 Indonesia menghadapi tantangan berat sejak awal turnamen, terutama pada fase penyisihan melawan Honduras yang berhadapan dengan tuan rumah. Kekalahan telak pada fase awal tersebut menjadi pelajaran penting bagi tim untuk memperbaiki kondisi fisik dan mental agar lebih siap di babak berikutnya.

Usaha keras dan persiapan matang akhirnya membuahkan hasil dengan keberhasilan tim melaju hingga ke partai final, sekaligus mencatat prestasi terbaik Indonesia di tingkat dunia pada kejuaraan sepak bola 7 lawan 7.

Prestasi dan Harapan ke Depan

Pencapaian medali perak oleh Timnas FA7 Indonesia di IFA7 World Championship 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola 7 di tanah air. Keikutsertaan dan kontribusi dua putra daerah dari Kabupaten Bandung Barat ini turut memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dan membuka peluang bagi atlet-atlet muda lainnya untuk mengukir prestasi serupa.

Perjalanan dan hasil yang diraih di Honduras memberikan pengalaman berharga untuk meningkatkan performa dan strategi tim dalam menghadapi kompetisi internasional mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.