Media Kampung – Sejumlah jemaah haji asal Kabupaten Jember tengah melaksanakan ibadah tarwiyah dengan bermalam di Mina sebagai persiapan sebelum menjalankan wukuf di Arafah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah haji yang dilakukan oleh kelompok bimbingan ibadah haji tertentu dari Jember.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember, Nur Sholeh, menyampaikan bahwa jemaah yang mengikuti tarwiyah berasal dari dua kelompok bimbingan ibadah haji, yakni KBIHU Bismika dan KBIHU Ar-Raudhah. Saat ini, para jemaah sudah menempati tenda-tenda di Mina dan akan segera bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.

Salah satu jemaah dari Jember, Agustina, menceritakan bahwa rombongannya telah tiba lebih awal di Mina guna menjalankan tarwiyah. Ia menjelaskan bahwa cuaca di Arab Saudi cukup terik dengan suhu yang mencapai antara 43 hingga 45 derajat Celsius, namun pelayanan dari petugas haji berjalan dengan baik dan membantu para jemaah dalam menjalankan ibadah.

Agustina menambahkan, “Kami sudah berada di tenda Mina. InsyaAllah besok setelah Subuh bergerak ke Arafah.” Hal ini menunjukkan kesiapan dan semangat jemaah dalam melaksanakan tahapan ibadah haji sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan tarwiyah dan bermalam di Mina merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun oleh jemaah haji sebagai bagian dari persiapan menuju puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah. Kegiatan ini mengandung makna spiritual dan fisik untuk menyambut momentum penting dalam pelaksanaan ibadah haji.

Nur Sholeh juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar di bawah pengawasan petugas yang sigap dan profesional, sehingga para jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan tertib. Harapan bersama adalah agar seluruh jemaah haji asal Jember dapat menyelesaikan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat serta penuh berkah.

Dengan demikian, pelaksanaan tarwiyah di Mina menjadi fase krusial bagi jemaah haji Jember dalam menapaki perjalanan spiritual menuju puncak ibadah wukuf di Arafah. Kesiapan fisik dan mental serta dukungan layanan dari petugas haji diharapkan dapat mendukung kelancaran ibadah hingga akhir.

Seluruh proses ini menunjukkan komitmen dan kedisiplinan para jemaah serta pengelola haji dalam menjalankan rangkaian ibadah sesuai tuntunan agama dan aturan yang berlaku. Kondisi cuaca yang panas tidak mengurangi semangat para jemaah untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh kesungguhan.

Tarwiyah dan bermalam di Mina menjadi momen refleksi dan persiapan diri bagi jemaah haji sebelum melangkah ke Arafah, tempat yang menjadi pusat ibadah wukuf dan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan. Kesuksesan pelaksanaan tahapan ini menjadi kunci bagi kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji selanjutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.