Media KampungJemaah haji asal Jember saat ini tengah bersiap untuk melaksanakan wukuf di Arafah, yang menjadi puncak ibadah haji. Kepala Kementerian Haji Jember, Nur Sholeh, memastikan seluruh jamaah dalam kondisi siap menghadapi rangkaian ibadah tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 atau bertepatan dengan 9 Dzulhijjah.

Hingga Senin, 25 Mei 2026, para jemaah masih berada di hotel masing-masing di Mekkah menunggu jadwal keberangkatan menuju Arafah menggunakan bus masyair. Karena jumlah jamaah yang sangat banyak, proses keberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga kali trip, yakni pagi, siang, dan sore hari. Nur Sholeh mengimbau agar jemaah tetap berada di kamar masing-masing sampai mendapat komando dari ketua kloter agar tidak terjadi penumpukan di area keberangkatan.

Persiapan jemaah juga mencakup perlengkapan khusus untuk ibadah Armuzna, mulai dari membawa bekal makanan, pakaian ganti, hingga tas khusus yang diperlukan selama rangkaian ibadah. Setelah wukuf di Arafah, jemaah akan melanjutkan perjalanan ke Musdalifah untuk bermalam sebelum menuju Mina guna melaksanakan lempar jumrah, salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji.

Nur Sholeh menegaskan bahwa wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang harus dipenuhi, sehingga pihaknya berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah ini dengan khusyuk dan lancar. Kondisi kesehatan jemaah secara umum cukup baik, meskipun beberapa mengalami keluhan ringan seperti batuk, pilek, dan demam ringan yang disebabkan oleh cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang mencapai suhu 46 hingga 49 derajat Celsius.

Untuk menjaga kesehatan jemaah selama melaksanakan ibadah, petugas haji telah membekali mereka dengan masker, oralit, dan semprotan air sebagai upaya menjaga kondisi tubuh agar tetap prima di tengah suhu yang tinggi dan aktivitas ibadah yang melelahkan.

Persiapan matang dan pendampingan yang intensif dari Kementerian Haji Jember diharapkan dapat memastikan kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji bagi jamaah asal daerah ini. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan ibadah secara maksimal dan memenuhi seluruh syarat yang diwajibkan dalam pelaksanaan haji.

Situasi terkini menunjukkan bahwa jamaah haji Jember siap menjalani rangkaian puncak ibadah di Arafah, yang menjadi momen paling sakral dalam perjalanan haji. Dukungan dari petugas dan kesiapan fisik serta mental para jemaah menjadi kunci sukses pelaksanaan ibadah ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.