Media Kampung – Ribuan buruh di Kabupaten Jember memperingati May Day Jember 2026 dengan aksi jalan sehat dan donor darah, menandai pergeseran pola perayaan dari demonstrasi ke kegiatan sosial yang konstruktif.
Acara berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026, di Alun‑alun Jember dan dihadiri tidak hanya pekerja, melainkan juga Aparatur Sipil Negara serta masyarakat umum yang menambah semarak suasana.
Para peserta memulai pagi dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh tim medis setempat sebelum memulai lintasan jalan sehat di sekitar alun‑alun.
Saat menunggu pengundian doorprize utama berupa sepeda motor dan paket umroh, puluhan orang berbaris di stan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember untuk menyumbangkan darah mereka.
Ketua Panitia May Day 2026 Jember, Imam, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini sengaja dirancang untuk menonjolkan nilai sosial, “Peringatan tahun ini sangat variatif, mulai dari tasyakuran doa bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga santunan sosial. Puncaknya adalah jalan sehat di Alun‑alun yang kami barengi dengan aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Jember,” ujarnya.
Selain aksi donor, panitia juga menyiapkan stan pemeriksaan tekanan darah, gula, serta konseling gizi bagi warga yang ingin memanfaatkan layanan kesehatan selama acara.
Broto Lukito, General Manager Kebun Mumbul, hadir memberikan motivasi kepada karyawannya dan mengungkapkan keinginan untuk berdonor, namun ia harus menunda karena hasil pemeriksaan medis menyatakan belum memenuhi syarat untuk donor hari itu.
“Saya sebenarnya ingin sekali donor, namun setelah melalui pemeriksaan medis, kondisi saya dinyatakan belum memenuhi syarat untuk berdonor hari ini,” kata Broto Lukito.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi buruh, menekankan pentingnya aksi kemanusiaan di tengah peringatan hari besar, “Ini menunjukkan sisi humanis yang luar biasa dari gerakan buruh. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi nyata mereka bagi kemanusiaan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diiringi dengan penyerahan santunan sosial kepada keluarga pekerja yang membutuhkan, memperkuat rasa kebersamaan antar golongan dalam komunitas Jember.
May Day di Indonesia biasanya identik dengan demonstrasi hak‑buruh, namun di Jember tahun ini menonjolkan pendekatan yang lebih inklusif, menggabungkan aspek kesehatan, solidaritas, dan hiburan dalam satu rangkaian acara.
Stok darah PMI Kabupaten Jember dilaporkan meningkat signifikan setelah aksi donor, membantu menutupi kebutuhan rumah sakit setempat yang selama beberapa bulan terakhir mengalami kekurangan persediaan darah.
Penutup, panitia menyatakan bahwa keberhasilan acara ini menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengintegrasikan peringatan hari buruh dengan program sosial yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ke depan, penyelenggara berencana memperluas cakupan kegiatan dengan menambah lomba lari maraton dan program pelatihan kesehatan kerja, sambil tetap menjaga semangat solidaritas yang menjadi inti May Day Jember 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan