Media Kampung – Klaim keberadaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pamulang (UNPAM) menuai polemik. Sejumlah mahasiswa menegaskan bahwa kampus tersebut tidak memiliki BEM yang aktif maupun diakui secara resmi. Polemik ini mencuat setelah seseorang yang mengatasnamakan BEM FEB UNPAM muncul dalam konferensi pers BEM Fakultas Bersatu di Jakarta pada Selasa, 16 Juni 2026.
Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAM, Pahlevi, mengaku tidak pernah menemukan aktivitas BEM selama menempuh pendidikan di kampus tersebut. “Sejak saya kuliah di UNPAM tidak ada BEM. Yang ada himpunan mahasiswa jurusan. Selain itu ada organisasi eksternal seperti HMI, PMII, dan lainnya. Kalau BEM setahu saya terakhir ada sekitar tahun 2012,” ujar Pahlevi, Rabu, 17 Juni 2026.
Pernyataan senada disampaikan Ahmad Luthfan, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2020. Ia menyebut aktivitas BEM sudah lama berhenti di lingkungan kampus. “Setahu saya BEM terakhir ada sekitar 2010 sampai 2011, lalu dibekukan. Informasi itu saya dapat dari alumni dan senior. Sampai sekarang yang ada hanya himpunan mahasiswa program studi. BEM UNPAM belum ada lagi hingga saat ini,” kata Ahmad.
Di tengah polemik tersebut, Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang mempertanyakan legitimasi pihak yang mengklaim sebagai BEM FEB UNPAM dalam forum nasional tersebut. Mereka juga meminta pihak kampus segera memberikan penjelasan resmi kepada publik. Aliansi itu mendesak kampus mengusut pihak-pihak yang terlibat, menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku, serta menyampaikan klarifikasi melalui kanal resmi universitas untuk menjaga nama baik institusi. Tak hanya itu, Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang memberikan tenggat waktu 2×24 jam kepada pihak kampus untuk merespons polemik yang berkembang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Universitas Pamulang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keberadaan BEM maupun keterlibatan pihak yang mengatasnamakan BEM FEB UNPAM dalam konferensi pers tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan